Sampah organik akan dikelola menggunakan metode maggot oleh komunitas penggiat lingkungan, sementara sampah anorganik akan dipilah dan didaur ulang.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus menjadi edukasi langsung bagi peserta.
Di sisi lain, pengembangan budaya bersepeda di Bandung masih menghadapi sejumlah tantangan. Ketua komunitas Bike to Work Bandung, Andi, menyebutkan bahwa meskipun jalur sepeda sudah mulai tersedia, kondisinya masih belum optimal.
“Beberapa jalur sepeda masih kurang terawat, bahkan ada yang digunakan untuk parkir kendaraan. Ini tentu jadi tantangan yang harus diperbaiki ke depannya,” jelasnya.
Namun demikian, ia juga menilai bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap penggunaan sepeda sudah cukup baik dibandingkan beberapa kota besar lainnya.
Harapan ke Depan: Transportasi yang Lebih Terintegrasi
Ke depan, komunitas berharap adanya peningkatan fasilitas pendukung bagi pesepeda, seperti jalur sepeda yang lebih aman dan berkelanjutan.




Tinggalkan Balasan