Managing Director PT Turkish Aerospace Indonesia, Adi Aviantoro, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam rantai pasok dirgantara dunia.
“Melalui IAEF 2026, kami ingin mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu platform kolaborasi untuk memperkuat ekosistem dirgantara nasional, meningkatkan kapasilitas industri, serta membuka lebih banyak peluang bagi perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam rantai pasok global,” ujarnya.
Potensi tersebut turut menjadi pertimbangan bagi Turkish Aerospace (TUSAŞ) ketika memilih Indonesia sebagai salah satu pusat strategis di Asia Tenggara untuk mendukung kebutuhan global di bidang engineering services pada tahun 2022. Komitmen itu diwujudkan melalui pendirian PT Turkish Aerospace Indonesia yang menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kemitraan industri di kawasan.
Industrialization Operations Manager Turkish Aerospace (TUSAŞ), Emrah Ekri, menilai Indonesia memiliki berbagai keunggulan yang mendukung pengembangan industri dirgantara.




Tinggalkan Balasan