Selain itu, Japanese cheesecake tetap menjadi favorit banyak orang. Teksturnya yang ringan, lembut, dan tidak terlalu manis membuatnya cocok untuk berbagai kalangan, termasuk yang tidak terlalu suka dessert berat.

Dessert Aesthetic: Cantik di Kamera, Enak di Lidah

Satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari tren kuliner 2026 adalah aspek visual. Banyak dessert Jepang kini didesain dengan tampilan yang estetik dan Instagramable. Mulai dari mochi berwarna pastel hingga cheesecake dengan topping menarik, semuanya dirancang untuk menarik perhatian di media sosial.

Bagi generasi muda, pengalaman makan tidak hanya soal rasa, tapi juga visual. Hal ini membuat dessert Jepang semakin populer karena mampu memenuhi kedua aspek tersebut.

Kenapa Kuliner Jepang Cocok di Lidah Indonesia?

Ada beberapa faktor yang membuat kuliner Jepang begitu mudah diterima di Indonesia.

  • Pertama, rasa umami yang dominan dalam masakan Jepang terasa familiar dengan lidah lokal.
  • Kedua, tekstur makanan Jepang yang beragam—mulai dari lembut, kenyal, hingga renyah—memberikan pengalaman makan yang menarik.
  • Ketiga, fleksibilitas dalam adaptasi. Banyak pelaku usaha kuliner yang menyesuaikan rasa dengan preferensi lokal, seperti menambahkan sambal atau membuat versi halal.

Selain itu, meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya Jepang melalui anime, drama, dan media sosial juga turut mendorong popularitas kuliner Jepang.

Dari Restoran Premium hingga Street Food

Perkembangan kuliner Jepang di Indonesia kini tidak hanya terbatas pada restoran mewah.

Ananditha Nursyifa
Editor