Krisis Literasi Indonesia 2026: Saatnya Catur Pusat Pendidikan Jadi Gerakan Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Prolite – Isu literasi kembali menjadi sorotan di Indonesia. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat dan akses informasi yang semakin luas, kemampuan membaca justru menjadi titik lemah yang mengkhawatirkan.
Berbagai kajian menunjukkan bahwa literasi merupakan fondasi utama kemajuan suatu bangsa. Namun realitanya, Indonesia saat ini tidak sedang menghadapi krisis kemampuan membaca, melainkan krisis budaya literasi.
Artinya, masyarakat memang sudah bisa membaca, tetapi belum sepenuhnya mampu memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara kritis.
Situasi ini menjadi alarm serius, terutama ketika Indonesia dihadapkan pada tantangan global yang semakin kompleks.
Data Terbaru: Potret Literasi Indonesia yang Mengkhawatirkan

Sejumlah data terbaru menunjukkan bahwa kondisi literasi Indonesia masih jauh dari ideal. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menempatkan Indonesia di peringkat ke-69 dari sekitar 80 negara. Skor literasi membaca Indonesia juga masih berada di bawah rata-rata negara OECD.



Tinggalkan Balasan