Ternyata kemampuan baca-tulis-hitung hanyalah satu bagian kecil dari kesiapan anak untuk sekolah, dan banyak orang tua yang tidak sadar tentang bagian yang jauh lebih penting!

Prolite – Banyak orang tua yang mulai panik saat anaknya mendekati usia sekolah. Pertanyaannya hampir selalu sama: “Anak saya sudah bisa baca belum? Sudah bisa nulis namanya sendiri? Sudah hafal angka 1 sampai 100?”

Dan ini sangat wajar, rasa ingin tahu itu lahir dari cinta dan keinginan yang tulus agar anak sukses. Tapi ada satu pertanyaan yang jarang sekali diajukan, dan justru ini yang paling menentukan: “Anak saya sudah siap secara mental dan emosional belum?”

Ini bukan soal lebai atau terlalu protektif. Ini soal sains. Dan psikologi anak punya jawaban yang sangat jelas tentang mengapa kesiapan emosional sama pentingnya — bahkan dalam banyak penelitian, lebih penting — dari kemampuan akademik awal.

Apa Itu “Kesiapan Anak Masuk Sekolah” yang Sebenarnya?

Istilah school readiness atau kesiapan sekolah dalam psikologi perkembangan bukan hanya tentang kemampuan kognitif. Menurut kajian dari Child Encyclopedia (diperbarui Agustus 2025), kesiapan sekolah mencakup tiga elemen utama: kesiapan individual anak, kesiapan sekolah untuk menyambut anak, dan kapasitas keluarga dalam mendukung perkembangan anak usia dini.

Dari sisi anak sendiri, kesiapan sekolah melibatkan setidaknya lima dimensi: kemampuan fisik, kemampuan kognitif dan bahasa, pendekatan terhadap belajar, perkembangan sosial-emosional, dan kemampuan merawat diri. Perhatikan bahwa kemampuan baca-tulis-hitung hanyalah satu dari lima dimensi tersebut — dan bukan yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan jangka panjang anak.

Ananditha Nursyifa
Editor