Pernah dengar nama “kemukus“? Kalau belum, bersiaplah berkenalan dengan salah satu rempah paling unik dan bersejarah dari bumi Nusantara yang sayangnya hampir tidak dikenal generasi modern!
Prolite – Di rak rempah dapurmu, mungkin ada lada hitam, lada putih, jahe, dan kunyit. Tapi pernahkah kamu melihat sebutir rempah kecil berbentuk bulat dengan tangkai panjang yang menempel di ujungnya — seolah ia mengenakan “ekor”? Itu adalah kemukus, dan ia adalah salah satu rempah paling kaya sejarah yang sayangnya nyaris hilang dari dapur modern Indonesia.
Padahal, kemukus bukan rempah sembarangan. Marco Polo sendiri mencatatnya dalam perjalanannya ke Nusantara pada abad ke-13, menyebut Jawa sebagai penghasil kemukus bersama lada, pala, dan cengkih — rempah-rempah yang saat itu harganya setara emas di pasar Eropa. Sebuah rempah yang pernah begitu berharga di mata dunia, kini hampir terlupakan. Yuk, kita kenalan lebih jauh!




Tinggalkan Balasan