Kurang Stimulasi di Siang Hari: Kamu Mungkin Bagian dari Masalahnya

Ini adalah faktor ketiga yang sering diabaikan oleh pemilik kucing — dan sayangnya, kita seringkali tanpa sadar berkontribusi pada zoomies malam hari yang intens.

Kucing bukan hanya butuh aktivitas fisik — mereka butuh stimulasi mental. Berburu di alam liar bukan hanya soal berlari kencang, tapi soal mengendus, mengintai, merencanakan, dan bereaksi. Tanpa outlet untuk kebutuhan mental ini, energi dan frustrasi menumpuk — dan meledak di malam hari.

Sebuah kasus nyata: seekor kucing berusia 2 tahun yang tinggal di dalam ruangan mengalami zoomies setiap malam sekitar pukul 10. Setelah ditambahkan 15 menit bermain interaktif setelah makan malam dan diperkenalkan puzzle feeder, zoomies bergeser ke waktu yang lebih awal di malam hari, menjadi lebih dapat diprediksi dan terkendali.

Solusinya ternyata lebih sederhana dari yang kita kira: berikan stimulasi yang cukup sebelum malam tiba. Sesi bermain 10–15 menit dengan mainan bergerak seperti wand toy atau laser pointer bisa membuat perbedaan yang signifikan. Puzzle feeder — wadah makan yang mengharuskan kucing “bekerja” untuk mendapatkan makanannya — juga sangat efektif untuk melelahkan mereka secara mental.

Ananditha Nursyifa
Editor