Ada Penjelasan Ilmiah Kenapa Membuka Diri Terasa Sulit

Tahukah kamu bahwa otak memiliki mekanisme untuk melindungi diri dari pengalaman emosional yang menyakitkan?

Penelitian dalam Frontiers in Psychology menjelaskan bahwa pengalaman ditolak, diabaikan, dipermalukan, atau dihakimi dapat membuat seseorang membangun mekanisme perlindungan emosional. Respons ini bertujuan mengurangi kemungkinan mengalami luka yang sama di masa depan.

Akibatnya, ketika berada dalam situasi yang mengharuskan kita terbuka, otak justru mengirim sinyal untuk berhati-hati. Kita menjadi sulit percaya, sulit mengungkapkan perasaan, atau bahkan merasa “blank” saat ditanya, “Apa yang sedang kamu rasakan?”

Selain itu, psikologi juga mengenal istilah alexithymia, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan mengenali dan mendeskripsikan emosinya sendiri. Diperkirakan sekitar 10% populasi memiliki karakteristik ini dalam tingkat tertentu. Alexithymia sering dikaitkan dengan pengalaman masa kecil, trauma, atau faktor perkembangan tertentu (Taylor, Bagby, & Parker, 1997).

Artinya, kalau kamu merasa sulit menjelaskan apa yang sedang dirasakan, itu bukan berarti ada yang salah dengan dirimu. Ada banyak faktor psikologis yang bisa berperan di baliknya.

Ananditha Nursyifa
Editor