“Yang mana hasil panennya kemudian dimanfaatkan oleh dapur sehat atasi stunting,” jelasnya.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Lanjutnya, sirkular ini harus berjalan terus sedemikian rupa dalam rangka menciptakan ekosistem yang baik. Tujuan utamanya bukan langsung memberikan nilai tambah ekonomi, tapi sistemnya jalan dulu.

“Ketika sistemnya sudah jalan, baru kita akan bisa menghitung skala ekonominya.
Misalnya apabila buruan SAE akan mengambil hasil dari Kang Pisman, itu minimal ada harga tertentu. Demikian juga hasil panen dari buruan SAE akan diambil oleh dapur dahsyat, itu ada anggaran tertentu. Tapi kalau sekarang itu belum diterapkan, yang penting jalan dulu sirkulasinya,” pungkasnya.

Lanjutnya, dari layanan Sip Pisan itu layanan administrasi kependudukan mendorong kemandirian para kelompok-kelompok rentan.

Sementara itu sirkulasi Karasa ini adalah salah satu bentuk kemandirian kewilayahan dalam pengelolaan wilayahnya.

Rizki Oktaviani
Editor