Farhan menargetkan pembangunan dan persiapan fasilitas dapat dipercepat sehingga mulai beroperasi pada akhir 2026 atau awal 2027.
Ia mengatakan, aspek administrasi pemerintahan juga akan segera disiapkan, termasuk finalisasi perubahan anggaran 2026 dan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran 2027.
Farhan berharap, pengembangan fasilitas di Gedebage menjadi solusi konkret untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah Kota Bandung sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap TPA.
Sementara itu, Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara, Sigit Puji Santosa mengatakan, teknologi yang disiapkan mengusung konsep pengolahan sampah secara terdesentralisasi.
Sampah tidak seluruhnya perlu dibawa ke tempat pembuangan akhir, tetapi dapat diselesaikan di wilayah masing-masing.
“Ini adalah solusi yang kita sebut desentralisasi. Artinya tidak perlu dibawa ke TPA, tempat penimbunan akhir, tapi kita selesaikan di regional masing-masing,” kata Sigit.



Tinggalkan Balasan