Mengapa Pemikiran Rollo May Masih Relevan di Tahun 2026?
Di era digital saat ini, banyak orang mengalami fenomena yang sebenarnya sudah diprediksi oleh May puluhan tahun lalu: krisis makna hidup, kecemasan berlebihan, kesepian sosial, dan kehilangan identitas diri.
Tekanan untuk selalu produktif, budaya perbandingan di media sosial, ketidakpastian ekonomi, hingga perubahan teknologi yang sangat cepat membuat banyak individu merasa kehilangan kendali atas hidupnya.
Melalui pemikirannya, Rollo May mengingatkan bahwa hidup memang tidak selalu nyaman. Kecemasan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bagian alami dari proses menjadi manusia. Yang terpenting bukanlah menghilangkan seluruh ketidaknyamanan, tetapi memiliki keberanian untuk menghadapi kenyataan hidup dengan lebih sadar dan bertanggung jawab.
Di tengah dunia yang terus berubah, pesan Rollo May tetap sederhana namun sangat kuat: manusia akan menemukan makna hidup bukan dengan menghindari kecemasan, melainkan dengan berani menghadapinya.




Tinggalkan Balasan