3. Kapulaga Jawa — Sang “Ratu Rempah” yang Tersaingi Produk Impor

Kapulaga dijuluki “Queen of All Spices” bukan tanpa alasan — ia adalah rempah termahal ketiga di dunia setelah saffron dan vanili, dengan proyeksi nilai ekspor global yang mencapai US$321,5 juta (sekitar Rp4,5 triliun) pada 2024. Tapi ironisnya, Kapulaga Jawa justru semakin terdesak oleh kapulaga impor dari India di pasar domestik.

Kapulaga Jawa adalah bumbu wajib untuk masakan kari, semur, dan berbagai hidangan tradisional yang memberikan aroma khas manis-pedas-segar yang tidak tergantikan.

Selain sebagai bumbu dapur, kapulaga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan: mengandung mineral zinc dan magnesium yang baik untuk kesehatan jantung, bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, dan penelitian dalam jurnal Agritech bahkan menunjukkan potensinya sebagai obat diabetes.

Jawa Barat dan Jawa Tengah sebenarnya punya potensi produksi yang sangat besar — Jawa Barat tercatat menghasilkan lebih dari 89 juta kilogram kapulaga pada 2021. Tapi tanpa keberpihakan pasar terhadap produk lokal, Kapulaga Jawa bisa terus terpinggirkan.

Ananditha Nursyifa
Editor