Dari kedua faktor diatas, bila ditarik secara garis besar terdapat satu faktor penting yang menjadi penyumbang utama kasus anak terlantar yakni faktor keluarga. Faktor keluarga menyumbang persentase terbesar karena dari sinilah sumber semua permasalahan tersebut seperti halnya perceraian orang tua yang diikuti dengan sulitnya ekonomi keluarga dilanjutkan dengan adanya kekerasan dalam rumah tangga sehingga menyebabkan gangguan Kesehatan dan juga kegagalan dalam menempuh pendidkan sehingga menciptakan pengangguran, hal-hal inilah yang konon melahirkan anak terlantar.
Lahirnya anak-anak terlantar di Kota Bandung tentu saja di sebabkan oleh setidaknya faktor-faktor tersebut. Sehingga dalam mengatasi kasus anak terlantar Pemerintah Kota Bandung membutuhkan harmonisasi yang berwujud kolaborasi dengan perangkat daerah terkait. Perangkat daerah terkait setidaknya terdiri dari Dinas Sosial yang berperan penting dalam melakukan upaya perlindungan baik seperti rehabilitasi sosial dan pemenuhan hak dasar seperti pemberian bantuan sosial hingga pelatihan keterampilan.




Tinggalkan Balasan