Farhan: Walau Ada 122 Insiden, Keseluruhan Acara Konvoi Kemanangan Persib Juara Berjalan Lancar
KOTA BANDUNG, Prolite – Animo masyarakat turut pawai kemenangan Persib juara super liga 2026, bertumpu disatu titik menimbulkan berbagai dinamika. Mulai dari warga kelelahan, pingsan, hingga aksi gerung-gerung sepeda motor knalpot brong.
Kendati demikian menurut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, keseluruhan acara aman terkendali.
Ambulan pun tersedia dimana-mana, dua di pendopo yakni milik Dinkes dan milik Kedokteran Kepolisian. Kemudian di depan BRI Tower satu tenda, di Jalan Lengkong satu tenda kecil, di Kombo ada satu tenda, dan di Palaguna satu tenda lagi.
“Semuanya punya BPBD, disertai dengan para dokter, Puskesmas setempat, dan dokter dari kepolisian.Sampai sejauh ini mereka memang yang kelelahan itu dibawa masuk ke sini dulu, ke dalam pendopo, ditenangkan, setelah itu bisa dibawa pulang. Tidak ada yang dirawat ataupun dirujuk ke rumah sakit, alhamdulillah,” tuturnya.
Disinggung berapa orang yang pingsan, Farhan tidak memastikannya hanya saja selama acara insiden kecelakaan ada 122 kejadian.
“Tapi detailnya saya belum tahu,” jelasnya.
Untuk Bobotoh, Farhan sangat mengapresiasi, pasalnya sejak pertandingan kemarin tidak menyalakan flare sama sekali sampai peluit terakhir.
“Jadi itu saya kagum pisan. Dan selesai menyalakan flare, semua mati secara bersamaan. Ikut upacara, ya, pada saat upacaranya baik-baik aja, baru setelah itu ya pesta gitu ya,” ujarnya.
Pada saat pawai dari jam 8 pagi berangkat dari Gedung Sate pun kata Farhan lancar. Baru kemudian menjelang Alun-alun tersendat-sendat. Namun secara keseluruhan tidak membuat batal acara dan tetap berjalan.
“Mungkin evaluasinya nanti ya gini aja. Saya kira nanti kalau ada acara seperti ini lagi, dua hari sebelumnya sampai 24 jam sebelumnya kita akan melakukan razia minuman keras, karena kami tadi subuh gitu keliling di Alun-alun banyak bergelimpangan dalam keadaan mabuk ya. Jadi itu kan membahayakan pisan kan. Itu aja sih evaluasinya,” tuturnya.
Farhan pun membenarkan semua taman kota ada kegiatan ini rusak namun akan di segera perbaiki.
“Teu kedah diributkan,” ucapnya.
Begitupun masalah semrawutnya parkir kata Farhan pihaknya tidak bisa mencegah. Iya hanya bisa membuka beberapa titik untuk menampung parkir, bahkan sempat Kapolda turun tangan langsung untuk menyalurkan mobil-mobil pribadi yang tiba-tiba motong jalur pawai. Itu diusir semua dimasukin ke parkiran hotel.
“Iya, karena gini, kenapa tahun lalu tidak terjadi seperti ini. Satu, jarak pawainya hanya 2 km, yang sekarang 5 km.Tahun lalu ditampungnya di Gasibu, yang daya tampungnya tiga kali lipat daripada Alun-alun Kota Bandung. Jadi ya kepadatannya jadi wajar aja terjadi gitu,”tegasnya.
Usulan dari ketua dewan soal menggunakan baju Persib bagi ASN untuk hari Senin besok kata Farhan tidak bisa karena Farhan harus menghadap Presiden RI Prabowo Subianto sehingga tidak bisa memakai baju Persib.
“Evaluasi keseluruhan sih sebetulnya sudah sangat baik ya. Kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan Persib sendiri berjalan sangat-sangat baik. TNI dan kepolisian juga membantu dengan luar biasa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan