Disinggung berapa orang yang pingsan, Farhan tidak memastikannya hanya saja selama acara insiden kecelakaan ada 122 kejadian.
“Tapi detailnya saya belum tahu,” jelasnya.
Untuk Bobotoh, Farhan sangat mengapresiasi, pasalnya sejak pertandingan kemarin tidak menyalakan flare sama sekali sampai peluit terakhir.
“Jadi itu saya kagum pisan. Dan selesai menyalakan flare, semua mati secara bersamaan. Ikut upacara, ya, pada saat upacaranya baik-baik aja, baru setelah itu ya pesta gitu ya,” ujarnya.
Pada saat pawai dari jam 8 pagi berangkat dari Gedung Sate pun kata Farhan lancar. Baru kemudian menjelang Alun-alun tersendat-sendat. Namun secara keseluruhan tidak membuat batal acara dan tetap berjalan.
“Mungkin evaluasinya nanti ya gini aja. Saya kira nanti kalau ada acara seperti ini lagi, dua hari sebelumnya sampai 24 jam sebelumnya kita akan melakukan razia minuman keras, karena kami tadi subuh gitu keliling di Alun-alun banyak bergelimpangan dalam keadaan mabuk ya. Jadi itu kan membahayakan pisan kan. Itu aja sih evaluasinya,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan