Pemkab Bandung Barat Perkuat Perlindungan Sosial Lewat Santunan untuk 1.919 Warga Lansia

BANDUNG BARAT, Prolite – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program perlindungan sosial. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyalurkan santunan kepada 1.919 warga lanjut usia (lansia) yang tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Program tersebut dilaksanakan melalui Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Bantuan diberikan kepada lansia yang telah memenuhi persyaratan sebagai penerima sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa pemerintah daerah menempatkan kesejahteraan lansia sebagai salah satu prioritas dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif. Menurutnya, para lanjut usia merupakan bagian penting dari masyarakat yang telah memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah sehingga layak memperoleh perhatian dan perlindungan dari pemerintah.

Jeje menambahkan bahwa penyaluran santunan ini bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan juga bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat lanjut usia dapat menjalani kehidupan yang lebih layak, sehat, dan sejahtera.

“Seluruh perangkat daerah dan ASN ikut terlibat dalam kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian,” ujar Jeje.

Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat secara lebih menyeluruh, Pemkab Bandung Barat juga menghadirkan Program Masdarling (Meningkatkan Pelayanan Sosial Dasar Keliling) di Kecamatan Saguling. Program jemput bola tersebut dirancang untuk memberikan akses layanan sosial secara langsung kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPKS), terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam menjangkau layanan pemerintah.

Melalui Program Masdarling, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dalam satu lokasi. Layanan tersebut meliputi pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas, dukungan nutrisi, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi sosial, hingga pelayanan administrasi kependudukan yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah.

Menurut Jeje, Program Masdarling sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Gununghalu dan mendapat respons positif dari masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah berencana memperluas pelaksanaannya ke wilayah lain agar masyarakat di pelosok desa memiliki akses pelayanan sosial yang lebih mudah dan merata.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, Idad Sa’dudin, menjelaskan bahwa penyaluran santunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan sasaran. Ia memastikan seluruh calon penerima telah melalui proses pendataan dan verifikasi sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.

“Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban para lansia serta menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Idad.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Sejumlah lansia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Bantuan yang diterima dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah meningkatnya biaya hidup.

Ke depan, Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai program perlindungan sosial bagi kelompok rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, anak terlantar, serta masyarakat kurang mampu. Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berharap pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh demi mewujudkan Bandung Barat yang lebih sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.

Ananditha Nursyifa
Editor