Pembentukan Karakter di Balik Nada
Bagi Aji Sofian Febrianto, mendirikan dan melatih Asofeto Voice bukan sekadar mengejar piala atau penghargaan. Komunitas ini dirancang sebagai ruang tumbuh bagi anak-anak muda untuk menempa kedisiplinan, melatih kepekaan empati, serta membangun kepercayaan diri.
“Menyatukan 12 kepala dari jenjang SMP dan SMA dengan latar belakang sekolah yang berbeda tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun di sinilah proses pembentukan karakter itu terjadi. Mereka belajar menekan ego pribadi demi keselarasan harmoni tim,” ujar Aji Sofian Febrianto.
Melalui proses latihan bertahap, para anggota diajarkan teknik vokal yang presisi, kontrol pernapasan, pembagian artikulasi, koreografi hingga penjiwaan lagu yang mendalam.
Mengukir Kejayaan di Panggung BICF 15
Kerja keras, komitmen latihan, dan sinergi dari seluruh elemen akhirnya membuahkan hasil manis di panggung Bali International Choir Festival 15 (BICF 15), akhir Juli 2026. Bersaing dengan berbagai kelompok paduan suara dan vokal grup dari dalam maupun luar negeri, penampilan Asofeto Voice dengan conductor Aji Sofian Febrianto, beranggotakan 12 siswa- siswi tersebut dan juga pianis Setyo Ahmadi dari MTs Negeri Kota Tegal sukses memukau para juri internasional.



Tinggalkan Balasan