Membaca buku sambil tiduran memang terasa lebih nyaman dibandingkan duduk tegak. Banyak orang melakukannya saat membaca novel, e-book, atau bahkan saat menggunakan ponsel sebelum tidur.

Dalam posisi berbaring, tubuh menjadi lebih rileks sehingga aktivitas membaca terasa lebih santai. Namun, posisi ini sering membuat jarak antara mata dan buku menjadi tidak konsisten. Kadang terlalu dekat, kadang juga terlalu jauh.

Selain itu, posisi tubuh yang tidak stabil sering membuat kita memiringkan kepala atau memegang buku dengan sudut yang tidak ideal. Hal inilah yang dapat membuat mata bekerja lebih keras untuk mempertahankan fokus.

Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa membaca sambil tiduran tidak secara langsung menyebabkan mata minus. Namun, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko kelelahan mata jika dilakukan dalam waktu lama atau dengan kondisi yang tidak ergonomis.

Mengapa Posisi Membaca Memengaruhi Fokus Mata?

Ananditha Nursyifa
Editor