High and Dry: Ketika Kesepian, Penolakan, dan Harapan Bertemu dalam Satu Lagu Radiohead

Prolite Pernahkah kamu mendengarkan sebuah lagu yang terdengar sedih, tetapi justru membuatmu merasa lebih memahami hidup? Salah satu lagu yang memiliki efek seperti itu adalah High and Dry dari Radiohead.

Dirilis pada tahun 1995 sebagai lagu ketiga dalam album The Bends, High and Dry menjadi salah satu karya paling populer Radiohead. Menariknya, meskipun lagu ini dicintai banyak pendengar, vokalis Thom Yorke pernah mengaku bahwa bandnya sempat ragu memasukkan lagu tersebut ke dalam album karena dianggap tidak sepenuhnya mencerminkan karakter musik Radiohead saat itu. Lagu ini bahkan sebenarnya sudah ditulis jauh sebelum proses rekaman The Bends dan baru kemudian ditemukan kembali untuk dimasukkan ke album.

Namun justru di situlah letak keistimewaannya. Hingga lebih dari tiga dekade kemudian, High and Dry masih terus didengarkan karena menyentuh pengalaman manusia yang sangat universal: perasaan ditinggalkan, ditolak, dan berusaha bertahan ketika hidup tidak berjalan sesuai harapan.

Ananditha Nursyifa
Editor