Ada momen di mana clue penting tiba-tiba muncul tanpa kita temukan sendiri. Ini bikin rasa “kepuasan menemukan” jadi hilang.
Walaupun begitu, ending-nya tetap cukup emosional dan memberikan closure—terutama untuk hubungan Max dan Chloe.
Reunion yang Sesungguhnya: Emosi Jadi Kunci Utama
- Fokus utama game adalah hubungan Max dan Chloe.
- Banyak momen emosional yang kuat dan menyentuh.
- Ending memberikan penutup yang indah untuk kedua karakter.
Di balik semua kekurangan, satu hal yang tidak bisa dipungkiri: Reunion berhasil dalam menghadirkan emosi.
Momen-momen antara Max dan Chloe terasa tulus, hangat, dan kadang menyakitkan. Bahkan, di beberapa titik, kamu bisa lupa kalau game ini punya banyak kekurangan.
Cara game ini “mengucapkan selamat tinggal” pada dua karakter ini juga terasa sangat meaningful.
Nostalgia yang Manis, Tapi Tidak Sempurna

Life is Strange: Reunion adalah game yang penuh perasaan. Ia berhasil menghadirkan nostalgia dan emosi yang kuat, terutama lewat hubungan Max dan Chloe.




Tinggalkan Balasan