Permaiann tradisional ini perlu dilestarikan pasalnya ini merupakan bagian dari kekayaan budaya Kota Bandung.
Selain berolahraga, para peserta juga diajak berinteraksi, berkreasi, dan mengisi waktu luang melalui kegiatan yang positif dan menyenangkan.
Camat Rancasari, Shinta Parmawati mengatakan, pengenalan olahraga tradisional kepada anak-anak penting dilakukan di tengah perkembangan permainan modern dan semakin dekatnya penggunaan gawai dengan kehidupan sehari-hari.
“Yang utama adalah memperkenalkan permainan tradisional kepada anak-anak, khususnya yang di sekolah dasar. Anak-anak jadi mengetahui bahwa Kota Bandung ini kaya akan permainan tradisional. Mereka juga bisa berkreasi, berekspresi, serta menghabiskan waktu luang dengan kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Menurutnya, permainan tradisional tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga agar generasi saat ini tetap mengenal budaya yang telah berkembang di masyarakat sejak dahulu.



Tinggalkan Balasan