Kota Bandung, Prolite – Proyek BRT Bandung Dihentikan, Wali Kota Bandung Kritik Kualitas Proyek

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghentikan sementara pembangunan Bandung Rapid Transportation (BRT). Hal itu karena pengerjaannya jelek.

“Kita minta BRT di stop dulu karena itu hasil pengerjaan sudah kita review itu jelek sekali merusak ya seperti yang dijalan Dago, Riau, Merdeka dan Wastukencana itu kita minta perbaiki dulu,” tegas Farhan usai rapat di kantor Disbudpar Prov Jabar, Senin 16 Maret 2026.

Secara tegas Farhan menghentikan sementara ijin kontruksi pembangunan BRT tersebut. Dengan alasan dia tidak ingin ada kejadian tak diharapkan selama pembangunan.

“Kita tahan dulu, karena saya gak kebayang kalau masih daerah padat wilayah, wah bentrok dengan warganya nanti, jadi tujuannya untuk memitigasi itu,” jelasnya.

Selain menghentikan pembangunan BRT pihaknya juga mengaku menemukan masih ada proyek galian dan galiannya bermacam-macam.

“Ada galian ilegal, ada galian perbaikan, padahal saya sudah bilang tidak boleh ada galian, maka tadi pagi ada satu galian di jalan Gatot Subroto kita tutup tidak boleh ada lanjutan galian lagi,” tandasnya.

Farhan mengaku memberhentikan karena berantakan dan memalukan untuk pembangunan sekelas Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Seperti itu PSN kelas kelurahan itu, nanti saya kirim surat ke dirjen perhubungan. Yang penting bagus aja dulu, perbaiki dulu, tunjukan bahwa memang ini teh proyek kelas PSN,” gerutunya

Farhan juga memastikan sebelum dikeluhkan warga maka wali kota terlebih dulu mengeluhkan hal itu.

“Terus ada keluhan warga juga mengenai jalan Setiabudhi yang rusak dan menimbulkan banyak korban maka itu akan kami ambil alih untuk diperbaiki dan dipastikan tidak menimbulkan kecelakaan
Bukan itu punya provinsi tapi kita akan koordinasi dengan provinsi,” tegasnya.

Ananditha Nursyifa
Editor