Selain kamarau juga ada kendala teknis khususnya jaringan pertumbuhan menuju pelanggan. Namun kendala-kendala tersebut kata dia, bisa ditanggapi dan ditangani dengan baik, cepat serta tepat salah satu solusinya dengan memusatkan pengaduan.
“Sehingga pelanggan dapat mengetahui dan merasakan kapan air ini akan kembali mengalir. Per tanggal 20 Agustus – 20 Oktober, kami sudah menyelesaikan untuk pengaduan itu terpusat. Pengaduan wilayah itu kami tarik ke pusat untuk ditangani dan ditanggapi oleh tim yang dari Badak Singa. Call Center ini juga nanti bisa menjadi saluran atau kanal untuk teman-teman pelanggan, bilamana tidak hanya masalah teknis saja tetapi juga menyiapkan solusi untuk mengirimkan mobil tangki kepada pelanggan,” tuturnya.
Masih kata Rizky untuk wilayah pelayanan ada di 6 wilayah dan itu sudah ter-cover oleh 19 unit mobil tangki tersebut.
Pihaknya pun akan menyiapkan penambahan lagi sekitar 5 unit mobil tangki untuk kapasitas 2.000 liter.



Tinggalkan Balasan