Bandung Perkuat Skrining HIV, Farhan Tegaskan Tak Boleh Ada Stigma
BANDUNG, Prolite — Pemerintah Kota Bandung memperkuat sosialisasi dan skrining HIV untuk mengetahui gambaran penyebaran kasus secara lebih akurat. Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga kesehatan serta pendekatan kewilayahan, dengan tetap mengedepankan prinsip sukarela dan tanpa diskriminasi.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, hingga kini angka penyebaran HIV di Kota Bandung belum sepenuhnya terukur secara presisi. Karena itu, sosialisasi dan skrining menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi riil sekaligus menentukan penanganan yang tepat.

Menurut Farhan, terdapat indikator kejadian luar biasa (KLB) yang menjadi salah satu acuan kewaspadaan, yakni ketika prevalensi HIV mencapai satu persen pada ibu hamil dan lima persen pada kelompok masyarakat berisiko. Namun, untuk mengetahui kondisi tersebut, diperlukan pemeriksaan dan pemantauan yang lebih terarah.



Tinggalkan Balasan