Selain itu, Pemkot Bandung juga tetap membuka ruang bagi aktivitas ekonomi warga, khususnya pedagang malam dengan syarat tidak meninggalkan lapak maupun sampah setelah berjualan.
“Silakan usaha, tapi harus tertib. Datang, jualan, bongkar lagi lalu bersih,” ujarnya.
Sementara itu, warga Bandung, Sopiah (42) menyambut positif penataan tersebut. Menurutnya, trotoar yang bersih membuat pejalan kaki lebih aman dan nyaman terutama di kawasan sekitar Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) yang sebelumnya dipenuhi pedagang.
“Kalau ditata jadi bagus, pejalan kaki juga aman. Semoga terus dijaga jangan sampai trotoar dipakai jualan lagi,” katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan penataan PKL akan terus diperluas ke berbagai kawasan lain di Kota Bandung.
Ia menyebut keberhasilan penataan di Sukajadi dan Cicadas menjadi contoh kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat dalam mengembalikan fungsi ruang publik.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan