Motorola G06 Power Jadi HP Murah Favorit 2026? Baterai 7000mAh Bisa Tahan Sampai Dua Hari

Prolite Di tengah harga smartphone yang semakin mahal setiap tahunnya, banyak pengguna mulai mencari perangkat yang sebenarnya “cukup” untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak semua orang membutuhkan chipset flagship atau kamera super canggih untuk aktivitas harian.

Sebagian besar pengguna justru lebih menginginkan smartphone yang baterainya awet, nyaman dipakai seharian, dan tidak cepat panas saat digunakan.

Karena itulah kehadiran Motorola G06 Power mulai menarik perhatian di pasar smartphone entry level 2026.

Perangkat ini ramai dibicarakan karena membawa kombinasi yang cukup menarik untuk kelas harga terjangkau: baterai jumbo 7000mAh, layar besar 120Hz, desain premium, serta Android ringan yang minim aplikasi bawaan.

Walaupun bukan smartphone flagship, Motorola G06 Power justru dianggap relevan dengan kebutuhan banyak pengguna saat ini.

Tren Smartphone 2026: Pengguna Mulai Cari HP yang Praktis

Dalam beberapa tahun terakhir, tren pasar smartphone mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya banyak orang berlomba membeli perangkat dengan spesifikasi tertinggi, kini sebagian pengguna mulai lebih realistis terhadap kebutuhan mereka.

Berdasarkan laporan pasar smartphone Asia Tenggara 2026, kategori entry level dan mid-range masih mendominasi penjualan karena dianggap menawarkan keseimbangan antara harga dan fungsi.

Pengguna kini lebih memperhatikan daya tahan baterai, kenyamanan penggunaan, serta umur pakai perangkat dibanding sekadar skor benchmark. Motorola G06 Power hadir di momen yang tepat.

Smartphone ini memang tidak dirancang untuk mengejar performa ekstrem, tetapi lebih fokus menjadi perangkat yang stabil untuk aktivitas sehari-hari seperti media sosial, streaming, belajar online, hingga komunikasi digital.

Baterai 7000mAh Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu alasan utama Motorola G06 Power ramai dibahas tentu ada pada kapasitas baterainya.

Perangkat ini membawa baterai 7000mAh yang tergolong sangat besar untuk smartphone murah di tahun 2026.

Dalam penggunaan normal seperti browsing, YouTube, TikTok, WhatsApp, dan Instagram, daya tahan baterainya diperkirakan bisa mencapai dua hari.

Hal ini membuat Motorola G06 Power cocok digunakan oleh pelajar, mahasiswa, pekerja lapangan, driver online, hingga pengguna yang sering bepergian.

Di tengah mobilitas yang semakin tinggi, banyak orang kini mulai menganggap baterai awet sebagai fitur utama, bukan sekadar bonus. Motorola sendiri masih menggunakan teknologi fast charging 18W.

Memang tidak secepat smartphone premium yang sudah mendukung pengisian ultra cepat, tetapi untuk kelas entry level, fitur ini masih tergolong cukup baik dan lebih fokus pada efisiensi daya.

Layar Besar 120Hz, Jarang Ada di HP Murah

Motorola G06 Power menggunakan layar LCD berukuran 6,88 inci dengan refresh rate 120Hz.

Ukuran layar yang besar membuat pengalaman menonton video, scrolling media sosial, hingga membaca dokumen terasa lebih nyaman. Sementara itu, refresh rate 120Hz menjadi nilai tambah yang cukup menarik.

Fitur ini biasanya masih jarang ditemukan pada smartphone murah karena lebih sering hadir di kelas menengah atau premium. Dengan refresh rate tinggi, animasi layar terasa lebih halus saat digunakan.

Meski resolusinya masih HD+, kualitas tampilan perangkat tetap cukup nyaman untuk aktivitas harian.

Bahkan, penggunaan resolusi HD+ justru membantu menghemat konsumsi baterai sehingga perangkat bisa bertahan lebih lama.

Untuk kebutuhan seperti TikTok, Instagram, Facebook, dan YouTube, kualitas layarnya masih terasa memadai.

Performa Stabil untuk Aktivitas Harian

Di sektor performa, Motorola G06 Power ditenagai chipset MediaTek Helio G81 Extreme.

Perangkat ini hadir dengan pilihan RAM hingga 8GB serta fitur RAM Boost yang membantu multitasking terasa lebih ringan.

Penyimpanan internalnya juga cukup fleksibel, mulai dari 64GB hingga 256GB dan masih mendukung microSD sampai 1TB.

Untuk penggunaan sehari-hari, performa smartphone ini tergolong stabil.

Aplikasi populer seperti WhatsApp, Telegram, Spotify, Google Meet, dan YouTube dapat berjalan dengan cukup lancar.

Namun memang, Motorola G06 Power bukan perangkat yang difokuskan untuk gaming berat.

Beberapa pengguna melaporkan adanya sedikit lag saat membuka aplikasi berat secara bersamaan atau menjalankan game dengan grafis tinggi. Meski begitu, keberadaan Android 15 menjadi salah satu nilai jual penting.

Motorola dikenal menggunakan antarmuka Android yang ringan dan dekat dengan versi original Android.

Hal ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih bersih tanpa terlalu banyak aplikasi bawaan yang mengganggu.

Desain Simpel tapi Terlihat Premium

Walaupun berada di kelas entry level, Motorola tetap memberikan perhatian pada desain perangkat.

Bagian belakang Motorola G06 Power menggunakan finishing vegan leather pada beberapa varian warna.

Sentuhan tersebut membuat tampilannya terasa lebih elegan dibanding banyak smartphone murah lain yang masih menggunakan material plastik glossy biasa.

Motorola juga menyematkan perlindungan Gorilla Glass 3 serta sertifikasi IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air ringan.

Fitur seperti ini cukup menarik karena biasanya masih jarang ditemukan di kelas harga terjangkau. Memang, bobot perangkat mencapai sekitar 220 gram.

Namun hal itu masih dianggap wajar mengingat smartphone ini membawa baterai berkapasitas sangat besar.

Yang cukup menarik, Motorola juga tetap mempertahankan jack audio 3,5mm. Di saat banyak smartphone modern mulai menghilangkan fitur tersebut, sebagian pengguna justru masih menyukai penggunaan headset kabel.

Kamera Cukup untuk Media Sosial

Di sektor kamera, Motorola G06 Power membawa kamera utama 50MP. Untuk kondisi cahaya terang, hasil fotonya cukup baik digunakan untuk kebutuhan media sosial dan dokumentasi sederhana.

Warna yang dihasilkan terlihat cukup natural dengan detail yang masih layak untuk kelas entry level. Namun saat malam hari atau kondisi minim cahaya, kualitas detail mulai menurun. Meski begitu, hal tersebut masih cukup wajar untuk smartphone murah.

Motorola juga menghadirkan beberapa fitur tambahan seperti Night Vision, Portrait Mode, Panorama, serta dukungan editing AI dari Google Photos. Kamera depannya juga cukup memadai untuk selfie, video call, hingga membuat konten pendek.

Masih Relevan untuk Mayoritas Pengguna

Motorola G06 Power mungkin bukan smartphone paling kencang di 2026. Namun perangkat ini berhasil menunjukkan bahwa tidak semua orang membutuhkan spesifikasi ekstrem.

Dengan baterai besar, layar luas, Android ringan, dan harga yang lebih ramah di kantong, Motorola G06 Power justru terasa lebih relevan untuk mayoritas kebutuhan pengguna sehari-hari.

Bagi pengguna yang mencari smartphone praktis dengan daya tahan tinggi tanpa perlu mengeluarkan biaya besar, perangkat ini bisa menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas entry level tahun ini.

Ananditha Nursyifa
Editor