Macromanagement: Memberi Ruang untuk Bertumbuh
Macromanagement menawarkan sesuatu yang sering dibutuhkan karyawan, yaitu autonomi.
Ketika seseorang diberikan ruang untuk mengambil keputusan mengenai pekerjaannya, ia tidak hanya menjadi pelaksana instruksi. Ia juga belajar bertanggung jawab, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan mengembangkan keahliannya.
Penelitian meta-analitik terhadap 319 studi dengan lebih dari 151 ribu partisipan menemukan bahwa otonomi kerja secara keseluruhan berkaitan dengan kinerja yang lebih baik, terutama melalui peningkatan motivasi dan penurunan tekanan mental.
APA juga menjelaskan bahwa rasa memiliki kendali terhadap pekerjaan dapat meningkatkan motivasi dan performa. Namun, fleksibilitas dan otonomi tetap perlu disesuaikan dengan peran, karakter individu, serta situasi kerja.
Tetapi hati-hati, macromanagement yang terlalu jauh juga bisa berubah menjadi under-management.
Kalau pemimpin hanya memberikan target lalu menghilang, karyawan baru bisa kebingungan. Mereka mungkin tidak tahu prioritas, standar yang diharapkan, atau harus meminta bantuan kepada siapa.
Jadi, memberikan kebebasan bukan berarti melepaskan tanggung jawab sebagai pemimpin.



Tinggalkan Balasan