Cara Melatih Respons yang Lebih Mendukung

Kabar baiknya, kemampuan memberikan respons yang baik bisa dilatih. Mulailah dengan menghentikan aktivitas sejenak ketika seseorang berbagi kabar baik. Berikan kontak mata, tunjukkan ekspresi antusias, lalu ajukan pertanyaan yang membuat mereka ingin bercerita lebih banyak.
Hindari langsung membandingkan dengan pengalamanmu sendiri atau memberi nasihat yang tidak diminta. Fokuslah terlebih dahulu pada kebahagiaan mereka.
Kalimat sederhana seperti, “Aku ikut senang buat kamu,” atau “Pasti rasanya luar biasa ya?” sering kali jauh lebih bermakna daripada yang kita bayangkan.
Kebahagiaan Akan Tumbuh Saat Dibagikan
Pada akhirnya, kualitas hubungan tidak hanya ditentukan oleh seberapa baik kita mendampingi orang terkasih saat mereka menangis, tetapi juga oleh seberapa tulus kita ikut merayakan ketika mereka tersenyum.
Psikologi menunjukkan bahwa merespons kabar baik dengan antusias bukanlah hal sepele. Sebaliknya, kebiasaan sederhana ini dapat memperkuat ikatan emosional, meningkatkan kepuasan hubungan, dan bahkan memperbesar rasa bahagia bagi kedua belah pihak.
Jadi, lain kali ketika pasangan, sahabat, atau anggota keluarga datang membawa kabar baik, jangan hanya berkata, “Oh, bagus ya.”
Cobalah berhenti sejenak, ikut merayakannya, dan tunjukkan bahwa kebahagiaan mereka juga berarti bagimu. Karena terkadang, hubungan yang kuat dibangun bukan hanya dari kemampuan melewati badai bersama, tetapi juga dari kemampuan menikmati sinar matahari bersama.



Tinggalkan Balasan