Gambaran dari Sekolah di Bandung dan Cimahi

Gambaran mengenai kondisi di lapangan turut muncul dalam sesi diskusi workshop. Para partisipan yang terdiri atas guru BK dan kepala sekolah SMP di Kota Bandung dan Cimahi menyampaikan bahwa kasus perundungan memang ditemukan di sekolah, tetapi menurut pengalaman yang mereka sampaikan, kasus tersebut tidak terjadi secara sering.
Para peserta juga menyampaikan bahwa sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani kasus yang muncul. Meskipun sebagian sekolah belum memiliki sumber daya manusia khusus yang menangani perundungan, penanganan tetap diupayakan oleh pihak sekolah. Berdasarkan penyampaian partisipan, sebagian besar kasus telah diupayakan penyelesaiannya, termasuk hingga tahap rujukan atau referral apabila diperlukan.
Dalam diskusi tersebut, salah satu kendala yang paling banyak dirasakan berkaitan dengan komunikasi dan kerja sama dengan orang tua siswa. Partisipan menyampaikan bahwa membangun hubungan dengan orang tua masih menjadi tantangan dalam proses penanganan kasus di sekolah.
Temuan dari diskusi tersebut menunjukkan bahwa upaya penanganan perundungan di sekolah telah berjalan, tetapi masih membutuhkan penguatan pada aspek kolaborasi. Sekolah tidak dapat bekerja sendiri ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan peserta didik. Dukungan keluarga dan keterlibatan pihak profesional menjadi bagian penting dalam proses pendampingan.



Tinggalkan Balasan