Kamu Boleh Sedih, Tapi Jangan Berhenti Berjalan

Menjadi seorang Muslim bukan berarti hidup tanpa rasa takut, kecewa, atau sedih. Keimanan tidak membuat manusia kebal terhadap masalah. Namun, iman dapat menjadi salah satu sumber makna, harapan, dan pegangan ketika keadaan terasa tidak pasti.
Jadi, ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana, mungkin kita tidak perlu buru-buru mencari jawaban atas “Kenapa ini terjadi?”
Kita bisa memulainya dengan pertanyaan yang lebih sederhana:
“Apa yang masih bisa aku lakukan hari ini?”
Berusaha semampunya. Berdoa sebaik-baiknya. Meminta bantuan ketika membutuhkan. Menjaga diri. Kemudian belajar melepaskan sesuatu yang memang berada di luar kendali.
Sebab pada akhirnya, tawakal bukan tentang berhenti berharap pada kehidupan. Tawakal adalah terus melangkah setelah melakukan ikhtiar, sambil percaya bahwa Allah mengetahui sesuatu yang belum mampu kita lihat.
Dan mungkin, hidup yang tidak berjalan sesuai rencana bukan selalu tanda bahwa kita sedang menuju arah yang salah. Bisa jadi, kita hanya sedang belajar bahwa tidak semua jalan harus kita pahami sejak awal.



Tinggalkan Balasan