Sepanjang minggu, kita berhadapan dengan:

  • Meeting atau kelas
  • Chat pekerjaan yang nggak ada habisnya
  • Tuntutan untuk selalu responsif
  • Tekanan sosial di lingkungan kerja atau kampus

Bahkan buat kamu yang merasa ekstrovert, otak tetap butuh waktu untuk memproses interaksi sosial yang intens.

Masalahnya, weekend sering kali justru diisi dengan:

  • Nongkrong
  • Acara keluarga
  • Datang ke event
  • Hangout demi “self-reward”

Bukannya recharge, kamu malah tetap berada dalam mode sosial. Akibatnya, saat Minggu malam datang, energi mental belum benar-benar pulih.

💡 Insight penting: Studi psikologi sosial terbaru menunjukkan bahwa kualitas waktu sendiri (solitude yang disengaja) berperan besar dalam pemulihan emosi dan regulasi stres. Jadi bukan berarti anti-sosial, tapi memang otak butuh ruang hening.

2. Doom Scrolling & Overstimulation: Otak Nggak Pernah Istirahat

Salah satu alasan utama kenapa weekend tetap terasa capek adalah kebiasaan doom scrolling.

Ananditha Nursyifa
Editor