Warga Mustikajaya Sampaikan Aspirasi Infrastruktur saat Reses, Doddy Sukmawirawan Siap Kawal Hingga Tahap Realisasi

KOTA BEKASI, Prolite – Berbagai persoalan infrastruktur masih menjadi perhatian utama masyarakat dalam pelaksanaan Reses II DPRD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan penjaringan aspirasi yang dilaksanakan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Persatuan, Doddy Sukmawirawan, di Perumahan Mutiara Gading Timur RT 02 RW 025, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya.

Kegiatan reses berlangsung secara dialogis dengan melibatkan warga setempat, pengurus lingkungan, serta tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat memanfaatkan forum untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan tempat tinggal mereka.

Salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan kondisi saluran drainase di jalan utama kawasan permukiman. Warga mengungkapkan bahwa kapasitas drainase yang ada saat ini dinilai sudah tidak mampu menampung debit air ketika hujan turun, sehingga kerap menimbulkan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain penanganan drainase, masyarakat juga mengusulkan pembangunan Kantor Sekretariat RT sebagai pusat kegiatan administrasi lingkungan. Tidak hanya itu, warga berharap pemerintah dapat membangun gedung serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas kemasyarakatan, serta melakukan perbaikan jalan lingkungan agar akses warga menjadi lebih aman dan nyaman.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Ketua RW 025, Ketua RT 02, serta sejumlah tokoh masyarakat. Suasana diskusi berlangsung interaktif karena warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan masukan secara langsung kepada wakil rakyat yang mewakili daerah pemilihannya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Doddy Sukmawirawan menyatakan bahwa seluruh usulan yang diterima akan dicatat dan dibawa ke dalam pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Bekasi. Menurutnya, setiap masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam penyusunan prioritas pembangunan daerah.

“Saya senang jika masyarakat aktif menyampaikan usulan pembangunan lingkungan. Ini menunjukkan kepedulian warga terhadap kemajuan wilayahnya semakin tinggi. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan saya catat dan saya kawal agar dapat menjadi prioritas pembangunan,” ujar Doddy.

Politisi Fraksi Golkar Persatuan itu menilai bahwa reses memiliki fungsi yang lebih dari sekadar agenda rutin anggota legislatif. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan aspirasi warga dapat tersampaikan kepada pemerintah daerah.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap usulan yang telah disampaikan masyarakat. Meski demikian, Doddy mengingatkan bahwa pelaksanaan setiap program pembangunan tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kota Bekasi serta tahapan perencanaan yang berlaku.

“Saya berkomitmen mengawal setiap aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat. Memang tidak semuanya bisa direalisasikan dalam waktu singkat, tetapi saya akan terus memperjuangkannya agar masuk dalam skala prioritas sesuai kemampuan anggaran Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan hubungan komunikasi antara masyarakat dan DPRD Kota Bekasi semakin erat. Dengan adanya dialog yang terbuka, berbagai kebutuhan warga dapat teridentifikasi sejak awal sehingga program pembangunan yang direncanakan pemerintah dapat lebih tepat sasaran, sesuai kondisi di lapangan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Mustikajaya maupun daerah lainnya di Kota Bekasi. (dit/adv)

Ananditha Nursyifa
Editor