Data WHO tahun 2026 juga menunjukkan bahwa pola makan keluarga memiliki hubungan erat dengan kesehatan mental anak dan remaja. Anak yang terbiasa makan bersama keluarga beberapa kali dalam seminggu dilaporkan memiliki tingkat stres lebih rendah dan kemampuan komunikasi sosial yang lebih baik.

Menariknya, dukungan fisik dalam keluarga bukan hanya soal ekonomi besar atau rumah mewah. Kadang, perhatian sederhana seperti memastikan anak sarapan sebelum sekolah, mengingatkan pasangan untuk beristirahat, atau menemani anggota keluarga yang sakit justru menjadi bentuk dukungan paling penting.

2. Menjadi Tempat Pertama Anak Belajar Tentang Kehidupan

Keluarga adalah sekolah pertama bagi seorang anak. Sebelum mengenal guru, teman, atau lingkungan sosial, anak lebih dulu belajar dari cara orang tua berbicara, menyelesaikan masalah, hingga memperlakukan orang lain.

Dalam keluarga fungsional, proses mendidik anak tidak hanya fokus pada nilai akademik. Anak juga diajarkan tentang empati, tanggung jawab, disiplin, kemampuan komunikasi, dan cara mengelola emosi.

Ananditha Nursyifa
Editor