Menurut laporan UNICEF dan WHO terkait kesehatan mental keluarga tahun 2025, lingkungan keluarga yang suportif terbukti berpengaruh besar terhadap perkembangan emosi anak, kesehatan mental remaja, hingga kualitas hubungan sosial saat dewasa.

Artinya, kualitas hubungan dalam keluarga memiliki dampak jangka panjang yang sangat besar bagi kehidupan seseorang. Lalu sebenarnya, seperti apa sih ciri keluarga fungsional itu?

1. Keluarga Fungsional Mendukung Kebutuhan Fisik Anggotanya

Fungsi paling dasar dari sebuah keluarga adalah memastikan kebutuhan fisik setiap anggotanya terpenuhi dengan baik. Mulai dari makanan bergizi, pakaian yang layak, tempat tinggal yang aman, hingga akses terhadap kesehatan dan pendidikan.

Mungkin terdengar sederhana, tetapi kenyataannya kebutuhan fisik sangat memengaruhi kualitas hidup dan kondisi psikologis seseorang. Anak yang tumbuh dengan nutrisi cukup, lingkungan rumah aman, dan pola hidup sehat cenderung memiliki perkembangan kognitif serta emosi yang lebih baik.

Ananditha Nursyifa
Editor