KDS mengungkapkan dirinya telah berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait peluang pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern berkapasitas minimal 600 ton per hari yang dikhususkan untuk Kabupaten Bandung.

Menurut dia, fasilitas tersebut akan sangat membantu mengingat produksi sampah Kabupaten Bandung saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari, sementara yang baru tertangani sekitar 620 ton per hari.

Karena itu, Pemkab Bandung akan terus mendorong pengelolaan sampah berbasis desa agar volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir semakin berkurang.

“Kami akan terus mencari solusi terbaik. Fokusnya bagaimana sampah bisa dikelola dari hulu sehingga residunya semakin sedikit dan persoalan sampah di Kabupaten Bandung bisa tertangani secara bertahap,” pungkasnya.

Rizki Oktaviani
Editor