“Intervensinya berupa stimulus melalui dua program, yaitu Gerakan Pangan Murah dan bazar murah utama. Tujuannya adalah, dalam tanda kutip, ‘mencegat’ masyarakat agar tidak berbelanja di satu titik yang sama. Misalnya, kalau semua orang mencari beras di satu pasar modern, stoknya bisa cepat habis dan masyarakat menjadi panik. Karena itu, distribusinya kita pecah ke berbagai wilayah agar masyarakat memiliki banyak pilihan tempat untuk berbelanja.” tutupnya.
Halaman
1 2
Tag Terkait:



Tinggalkan Balasan