“Bazar Murah Utama kami gelar di 30 kecamatan. Dalam satu hari dilaksanakan di tiga kecamatan dengan melibatkan distributor, BUMN, ritel dan jajaran kewilayahan. Setiap kecamatan ada sekitar 10 tenant yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, termasuk beras program SPHP, minyak goreng serta berbagai komoditas pangan lainnya.

Selain itu, pemerintah juga berkolaborasi dengan petani yang dikoordinasikan oleh Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat untuk memastikan ketersediaan sayuran dan komoditas seperti cabai tetap terjaga dengan harga yang lebih terjangkau.

Ronny memastikan, hingga saat ini kondisi harga kebutuhan pokok di Kota Bandung menjelang Lebaran masih terkendali.

“Intinya kondisi harga bahan pokok menjelang Lebaran stabil. Kalau pun ada kenaikan masih dalam batas wajar dan sifatnya fluktuatif terutama pada komoditas cabai,” ucapnya.

Rizki Oktaviani
Editor