MGG Oleh Badan Pangan Nasional Disambut Antusias

makan bergizi gratis, mgg

MGG : Makan Gizi Gratis

BANDUNG, Prolite – Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Tantan Santana membenarkan bahwa pemberian makanan bergizi gratis (MGG) dilakukan langsung oleh Badan Pangan Nasional (BPN). Pasalnya, memang pelaksana penyedia untuk makan gizi gratis atau MGG oleh BPN, dan hari ini serentak diberikan di 7 lokasi terdiri dari 5 tingkat sekolah dasar (SD) dan 2 di SMP.

“SDN 272 Sukasari, SDN 193 Caringin, SDN 096 Sarijadi, SDN 207 Cibogo, SDN 136 Sukawarna, SMPN 64, dan SMPN 26, hari ini jam 10 dibagikan. Mereka sudah dihubungi oleh BPN hari jumat lalu dan diberikan langsung ke siswa untuk masing-masing kuota berbeda-beda ya, rencana dari BPN satu kabupaten kota ada 3000 pax,” ujar Tantan usai mendampingi Pj Wali Kota Bandung dan Danlanud Husein Sastranegara monitoring MGG di SD Angkasa, Senin (6/1/2025).

“Ini hari ini pertama masuk sekolah dan ini pertama mendapat makanan bergizi gratis seperti itu, yang masak dari BPN mereka kerjasama dengan wiayah kecamatan masing-masing. Dan banyak yang kolaborasi juga karena 3000 siswa itu seluruh siswa se Kota Bandung dari lebih kan, sekali lagi banyak dari sektor lain yang berkontribusi seperti hari ini dari Lanud Husein Sastranegara meluncurkan MGG kepada sekolah SD SMP SMA Angkasa,” jelasnya.

Minggu depan pun kata Tantan ada dari pihak ojek online memberikan MGG ke SDN Neglasari peruntukan sekitar 700 siswa selama uji coba 2 minggu kedepan.

“Mudah-mudahan bisa meningkatkan kesehatan siswa siswi, tentunya kita berkoordinasi dengan dinas Kesehatan dan dinas ketahanan pangan dan juga beberapa hal disiapkan oleh sekolah seperti tempat cuci tangan tempat menyimpan makanan sementara karena dibagikan jam setengah 12 dating dari jam 10. Siapkan tempat sampah juga kedepan ada timnbangan badan dan pengukur tinggi badan. Nanti sebulan sekali cek perkembangan sekaligus dilakukan resisten ke siswa terhadap makanan tertentu, kalua tidak cocok jadi tidak usah dilakukan makanan. Jadi ini awal yang baik kedepan bisa seluruh siswa di kota Bandung mendapat makanan gratis,” harapnya.

Sementara itu kelas 2 SD Angkasa Alea KR mengaku senang mendapat makan gratis. Menurut dia ada MGG mengurangi bekal jajan

“Ya uang jajan bisa ditabung kalaupun enggak jajannya gak seboros dulu, kemarin-kemarin juga bekel dari rumah sekarang gak usah,” ucapnya.




Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Bertahap, Pemkot Bandung Monitoring

makan bergizi gratis, mgg

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Bertahap, Pemkot Bandung Monitoring

BANDUNG, Prolite – Hari pertama sekolah di tahun 2025, Pemkot Bandung melakukan monitoring makan bergizi gratis ke sejumlah sekolah. Monitoring langsung dilakukan oleh Pj Wali Kota Bandung dan Komandan Lanud Husein Sastranegara dari dapur hingga distribusi ke beberapa sekolah dasar.

“Sesuai dengan program pemerintah pusat, kita monitor sesuai dengan dapur yang ada. Hari ini ada dua dapur yang melakukan distribusi melakukan makan bergizi gratis dari Danlanud dan dari Badan Pangan Nasional (BPN) itu di Sukajadi,” jelas Pj Wali Kota Bandung A Koswara, Senin (6/1/2025).

Untuk dapur BPN kata Koswara, mendistribusikan makan bergizi gratis itu ke 7 sekolah yakni tingkat SD 5 sekolah dan SMP 2 sekolah. Sedang dari dapur Lanud Husein Sastranegara 7 lokasi yakni untuk di tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Jadi satu dapur itu rata-rata paket untuk makanannya,seperti kita lihat tadi di SD Angkasa. Saya belum dapat info yang dari pak Dandim, mudah-mudahan hari ini juga sudah bisa beroperasi. Kalau dari jumlah siswa kita SD negeri dan swasta ada 479 sekolah, SMP negeri dan swasta ada 269 sekolah dengan jumlah siswa negeri swasta siswa,” paparnya.

Makan siang bergizi gratis ini disebut Koswara belum menyeluruh, berdasarkan informasi awal dari jumlah siswa baru 20% nya atau siswa yang mendapat makan bergizi gratis. Untuk pemilihan lokasi sendiri berdasarkan radius dari dapur.

“Karena distribusinya tidak boleh terlalu lama. Yang belum kebagian? bertahap ya, kami juga belum dapat juknis dari pemerintah pusat apa saja perannya pemerintah daerah tapi kami sudah siap-siap apabila itu diperlukan,” tegasnya

Ditempat yang sama Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Alfian, S.E menyampaikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur sehat yang ada di Lanud Husein Sastranegara merupakan kolaborasi antara TNI Angkatan Udara dengan Badan Gizi Nasional.

“Seperti disampaikan bapak Pj Wali Kota tadi kita hari ini mendistribusikan kurang lebih paket makanan siang bergizi semoga kedepan kita bisa terus dan menambah penerima manfaat yang kita berikan. Untuk menu ada nasi, sayur, tahu, buah dan susu. Untuk gramasi sudah diukur oleh ahli gizi dan dapur SPPG di Lanud Husein kita dilengkapi satu orang ahli gizi yang akan menakar gizi kepada masing-masing anak jadi anak kelas 1,2,3 SD itu berbeda menunya ataupun gramasinya dengan kakak kelasnya,” tegasnya.




DPRD Jawa Barat Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2024 sampai 2025

*CAPTION:* Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Bucky Wibawa saat Rapat Paripurna di Kota Bandung.

DPRD Jawa Barat Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2024 sampai 2025

KOTA BANDUNG, Prolite – DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan penutupan masa sidang I tahun sidang 2024/2025. Penutupan masa sidang tersebut dilaksanakan dalam rapat paripurna pada agenda ke III.

Selain penutupan masa sidang I tahun sidang 2024/2025, DPRD Jawa Barat sebelumnya menetapkan tiga (3) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Perda. Tiga Ranperda tersebut diantaranya, Penyelenggaraan Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen, dan Ranperda Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Barat.

Masih pada agenda ke II, selain penetapan 3 Ranperda, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Barat pun menyelaraskan Perda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045. Penetapan 3 Ranperda dan penyelarasan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat pada agenda ke II yang dilaksanakan hari ini (Jumat, 27/12/2024).

Setelah itu Agenda I diantaranya; laporan Panitia Khusus (Pansus) I, Persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Demikian rapat paripurna DPRD hari ini, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran bapak dan ibu. Semoga hal ini menjadi bagian dari amal sholeh kita semua, amin ya robbal alamin,” ucap Buky Wibawa.

Untuk diketahui rapat paripurna dengan 3 agenda sekaligus ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jawa Barat Bucky Wibawa. Turut mendampingi Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iwan Suryawan, M.Q Iswara, dan Acep Jamaludin. Hadir langsung Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.




Beri Kenyamanan, Perumda Pasar Kerjasama Kodim 0618


Prolitenews – Perumda Pasar Juara menjalin kerja sama dengan Kodim 0618/BS Bandung guna kenyamanan pedagang pasar.

Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar perumda pasar juara Kota Bandung & Kodim 0618/Kota Bandung dilakukan di Jalan Bangka, Jumat (27/12).

Penandatangan dilakukan oleh Komando Kodim 0618/BS adalah Kolonel Inf. Mohammad Iswan Nusi, SH., dan Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana.

Menurut Pradana Aditya, kerja sama ini mengacu pada 8 poin penting cita cita Presiden RI Prabowo Subianto. Di mana Perumda Pasar mensubtansikannya dalam tiga poin  penting yakni nasionalisme, patriotisme dan harmonisasi.

“Artinya, Pak Presiden sekarang konsen pada program nasionalisme, patriotisme dan harmonisasi. Kerja sama dengan Kodim 0618/BS ini paket lengkap, bicara nasionalisme tidak usah kita ragukan karena konsentrasi keberaadaan kodim ini bagaimana nasionalisme dikedepankan. Kemudian patriotisme membangun karakter supaya generasi muda punya karakter dan harmonisasi,” jelas Aditya.

Aditya menjelaskan, pasar merupakan episentrum ekonomi.  Sehingga Perumda Pasat dan Kodim 0618/BS menjalin kolaborasi agar terbangun keselarasan di semua lini.

“Supaya bisa terbangun ekosistem ekonomi yang bisa menunjang program pemerintah pusat, yang mana pemerintah pusat ingin agar ekonomi berjalan secara sistem berkelanjutan,” ujarnya.

Seperti diketahui, kata Aditya, Perumda Pasar memiliki aset 37 pasar yang mengelola perdagangan, pedagang, transaksi dalam hal ini. Diharapkan, terbangun kenyamanan para pedagang daat menjalankan kegiatan ekonominya.

Selain itu juga, kerja sama ini diharapkan juga bisa mengurangi dan mencegaj kebociran-kebocoran PAD Kota Bandung.

“Kodim menbantu kami penertiban di seluruh pasar agar bisa membantu membangun kenyamanan pedagang.

Kerja sama ini, ungkapnya, berlangsung dalam satu tahun. “Kerja sama berlaku selama satu tahun dan akan diperpanjang setiap tahun,” pungkasnya.




Pipa Bocor, 40 Ribu Pelanggan Terganggu

Prolitenews – Akibat kebocoran pada saluran pipa induk milik Perumda (PDAM) Tirtawening Kota Bandung yang berada di Jalan Stasiun Barat Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sekitar 40 ribu pelanggan terdampak sementara.

Menurut Direktur Teknik PDAM Tirtawening Kota Bandung, Joni Mulyadi, kebocoran tersebut terjadi pada Selasa, 24 Desember 2024 kemarin. Awalnya, diakui Joni, PDAM mendapat laporan dari warga adanya rembesan air keluar dari salah satu garasi kendaraan.

“Jadi menurut warga kemarin itu bahwa mereka mendengar suara letupan kecil di lokasi sekitar pukul (WIB). Jadi pipa ini merupakan pipa air baku yang mengantarkan atau mengalirkan air baku dari Cikalong ke Badak Singa,” kata Joni di Banjaran, Rabu, 25 Desember 2024.

Joni menuturkan, kebocoran pipa tersebut oleh patahnya beberapa baut yang mengunci clamp pipa yang berfungsi menyambungkan antar pipa dan mengakibatkan kebocoran. Posisi saluran pipa tersebut pun dibawah garasi yang dibangun oleh warga sekitar, sehingga petugas pun terpaksa membongkar area garasi tersebut untuk melakukam perbaikan.

“Kita sebutnya Jalur Pipa Transmisi Cisangkuy Lama, dimeternya 800 mengalirkan sekitar 700 liter per detik. Kemudian setelah kita melakukan tindakan pengembangan dulu mengurangkan debit, terus kita memutuskan untuk melakukan perbaikan setidaknya, karena lokasinya tidak berada di pinggir jalan besar, tidak mengganggu kegiatan Natal dan Tahun Baru nantinya, perbaikannya,” bebernya.

Sementara itu, lebih dari 40 ribu pelanggan akan terdampak sementara aliran air bersihnya akibat kebocoran saluran pipa induk tersebut. Mayoritas pelanggan yang terdampat berada di empat pelayanan wilayah, yaitu pelayanan wilayah 2, wilayah 3, wilayah 5, dan wilayah 6 diantaranya kawasan Antapani dan Cicaheum.

“Nah ini berdampak kepada kurang lebih 40 ribuan pelanggan. Pelayanan Wilayah 2 diantaranya Sukapada, Padasuka, Pasir Layung, Antapani. Nah Antapani ini mungkin sebagian besar Antapani ya. Kemudian Cicahem, daerah timur. Daerah timur mungkin akan sebagian besar terkena. Mulai dari Bapakkan Surabaya, Kiara Condong, Antapani. Lalu Padasuka, Cicaheum. Kemudian lainnya ya Braga, Borangrang, Cibangkong, Kacapiring,” beber Direktur Pelayanan Perumda Tirtawening Kota Bandung, Novera Deliyasma.

Ia menuturkan, perbaikan sampai dengan Normalisasi saluran pipa induk tersebut maksimal 7 hari, karena harus mengganti baud yang sudah berusia puluhan tahun dan memastikan tidak kembali bocor. Pelanggan pun diakuinya harus bersabar atas gangguan pasokan air bersih selama sepekan terdepan.

“karena ini pipa kosong, itu setiap pipa kosong pasti akan diisi oleh udara. Nah pada saat air mengalir lagi, nah ini masalahnya udara itu jadi hambatan. Kita harus pelan-pelan menggiring lagi air. Jadi kita melakukan pembuangan-pembuangan dulu supaya udara keluar. ” ungkap Novera.

Perumda Tirtawening Kota bandung juga menyiagakan truk Tangki Air Bersih untuk membantu suplay air sebagai antisipasi selama proses distribusi terganggu dan pelanggan dapat menghubungi Kantor Unit Pelayanan Non Perpipaan dengan syarat dan ketentuan berlaku minimal 10 pelanggan untuk dikoordinir RT, ditampung di tempat air ( ember ) pelanggan secara GRATIS ke nomor telephone 022-2507993 dan 0887-79726506.




Wamendagri Apresiasi Natal di Kota Bandung 

Prolitenews -Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya mengapresiasi perayaan malam Natal di Kota Bandung berlangsung dalam suasana khidmat dan damai.

Hal itu diungkapkannya saat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya saat melakukan monitoring malam Natal di Gereja Katedral Santo Petrus Kota Bandung bersama Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin dan sejumlah pejabat lainnya, Selasa 24 Desember 2024.

Ia mengatakan kehadiran kepala daerah menjadi keharusan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.

“Kami meminta kepada seluruh kepala daerah untuk membersamai umat Kristiani, tidak hanya mengucapkan Selamat Natal tetapi juga memastikan seluruh rangkaian peringatan dan ibadah berjalan aman, tertib, dan damai,” katanya.

‘Terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda di Indonesia yang telah bekerja keras menciptakan suasana damai hingga malam ini,” imbuhnya.

Senada dengan Bima, Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyampaikan komitmen pemerintah untuk menjaga kelancaran perayaan Natal.

Ia juga meninjau beberapa gereja untuk memastikan umat dapat beribadah dengan nyaman.

“Kita bersyukur saudara-saudara kita yang merayakan Natal dapat menjalankan ibadahnya dengan baik,” ungkapnya.

“Harapan kita, hingga selesai perayaan, mereka dapat pulang dengan aman untuk merayakan Natal bersama keluarga. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terciptanya suasana damai ini,” kata Bey.




Zaina Peserta Didik Padepokan Daeng Udjo Berhasil Membawa Pulang Piala Juara 1

Zaina Firzanah Lautan Sachirman siswa dari sanggar Padepokan Daeng Udjo (PDU) raih juara 1 Trophy Gubernur Jawa Barat (dok Prolitenews).

Zaina Peserta Didik Padepokan Daeng Udjo Berhasil Membawa Pulang Piala Juara 1

Prolite – Anak didik Sanggar Padepokan Daeng Udjo (PDU) kembali membawa piala dalam event kejuaraan Trophy Gubernur Jawa Barat.

Event yang di selenggarakan pada hari Minggu (15/12) di Karawang PDU mengirimkan peserta didik terbaiknya.

Zaina Firzanah Lautan Sachirman satu-satunya peserta didik Sanggar Padepokan Daeng Udjo yang mengikuti Trophy Gubernur Jawa Barat di Karawang.

Event tingkat Jawa Barat ini melahirkan penari terbaik salah satunya Zaina Firzanah Lautan Sachirman.

dok Prolitenews
dok Prolitenews

Zaina berhasil pulang dengan membawa piala juara 1 dalam kategori 4-6 yang diselenggarakan oleh Gubernut Jawa Barat.

Bukan hanya juara 1 dalam kategori yang di ikuti oleh Zaina saja namun Zaina Firzanah Lautan Sachirman keluar menjadi juara umum.

dok Prolitenews
dok Prolitenews

Juara umum yang di dapatkan oleh Zaina karena dirinya berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dari semua kategori SMP dan SMA.

Event trophy GUBERNUR JAWA BARAT di ikuti oleh 47 peserta penari jaipong dari seluruh sanggar yang ada di Kota Bandung.

Sanggar Padepokan Daeng Udjo selalu melahirkan peserta didik terbaiknya untuk menaikan kembali kesenian sunda yakni tari jaipong.

Tari Jaipong adalah tarian tradisional yang berasal dari Jawa Barat dan merupakan salah satu identitas budaya penting di provinsi tersebut. Tarian ini memiliki ciri khas berupa gerakan yang energik, unik, dan sederhana.

 




Sampah di Pasar Caringin, DLH Kota Bandung: Pengelola Pasar Bertanggung Jawab

sampah di Pasar Caringin

Sampah di Pasar Caringin, DLH Kota Bandung: Pengelola Pasar Bertanggung Jawab

BANDUNG, Prolite – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudy Prayudi, menegaskan sampah di Pasar Caringin dikelola oleh swasta. Hal itu karena Pasar Caringin bukan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melainkan milik swasta.

“Pasar Caringin dimiliki oleh swasta, maka pengelola swasta wajib menangani sampah di Pasar Caringin tersebut. Selain Pasar Caringin, pasar lainnya adalah milik Pemkot Bandung dan tanggung jawab pengelolaan sampahnya oleh Perumda Pasar,” ujar Dudy, Senin, 16 Desember 2024.

Hal itu sesuai dengan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.

Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab utama pengelolaan sampah berada pada pengelola pasar, baik pasar milik pemerintah kota maupun swasta.

Dudy merinci 4 langkah yang wajib dilakukan pengelola pasar dalam menangani sampah:

1. Memilah sampah sejak dari sumbernya, memisahkan antara sampah organik dan anorganik.

2. Mengumpulkan sampah terpilah untuk diangkut ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan tersebut.

3. Mengolah sampah di TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).

4. Mengelola residu yang tidak dapat diolah dengan mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ia mencontohkan, sampah di Pasar Caringin, pengelolaan residu dikelola oleh swasta dan diangkut ke TPA. Sementara untuk pasar-pasar lainnya, residu diolah lebih lanjut melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) sebelum dikirim ke TPA.

Terkait penumpukan sampah di sejumlah pasar, DLH akan melakukan investigasi untuk mengidentifikasi penyebabnya.

“Penumpukan bisa terjadi karena pengelolaan yang tidak maksimal atau masalah internal pengelola pasar. Sampah yang menumpuk akan segera diangkut ke TPA,” kata Dudy.

Namun, ia mengingatkan bahwa kapasitas TPA Sarimukti saat ini terbatas, sehingga diperlukan koordinasi dengan DLH Provinsi Jawa Barat untuk pengiriman sampah ke sana.

Dudy juga menegaskan kewajiban pedagang dalam mendukung pengelolaan sampah. Para pedagang di pasar diwajibkan untuk memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya. Sampah yang telah dipilah kemudian akan dikelola oleh pengelola kawasan dan diangkut ke TPS3R.

“Paling utama adalah memilah sampah dari sumbernya,” tegas Dudy.

Dengan kerja sama antara pengelola pasar, pedagang, dan DLH, ia berharap pengelolaan sampah pasar di Kota Bandung dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.




Janji Tuntaskan Proyek Galian, PT BII Komitmen Keselamatan Operasional

proyek galian kota bandung

Janji Tuntaskan Proyek Galian, PT BII Komitmen Keselamatan Operasional

BANDUNG, Prolite – Direktur Utama PT Bandung Infra Investama (Perseroda), Asep Wawan Dharmawan, menyampaikan proyek galian infrastruktur di 31 ruas jalan di Kota Bandung telah dihentikan sementara untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Dari total 147 ruas jalan yang direncanakan, saat ini kami baru menyelesaikan 31 ruas dengan sekitar 400 main hole yang sudah terpasang. Pengerjaan melibatkan penempatan 250 main hole tambahan di bahu jalan dan pekerjaan lainnya,” ujar Asep saat Rapat Pimpinan bersama Pj Wali Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Senin 16 Desember 2024.

Ia menegaskan, seluruh pekerjaan proyek galian yang berpotensi menimbulkan gangguan telah dievaluasi. Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang telah terganggu dengan adanya proyek galian tersebut.

Menurutnya, PT BII juga telah menyediakan berbagai kanal informasi seperti WhatsApp Channel, Instagram @IPTBandung untuk menampung laporan dari warga.

“Kemarin sempat ada laporan dari warga mengenai beberapa gangguan di lapangan. Tim kami langsung melakukan advokasi dan mendatangi keluarga yang terdampak untuk memastikan penanganan, termasuk menanggung semua biaya yang diperlukan. Dari sembilan laporan yang masuk, hanya satu yang terverifikasi dan sudah kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Asep mengatakan, PT BII terus berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam setiap proyeknya. Beberapa pelajaran dari kejadian sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi agar hal serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Ke depan, kami ingin memperkuat fakta komitmen terkait keselamatan operasional. Semua operator harus bekerja dengan memastikan pengamanan yang memadai. Ini adalah tanggung jawab yang kami emban demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Prosedur keselamatan kini menjadi prioritas utama dalam setiap tahap pekerjaan. Asep menuturkan, persiapan dan mitigasi risiko harus dilakukan secara menyeluruh sebelum pekerjaan dilanjutkan.

“Harapan kami, proyek galian ini dapat selesai dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakat. Kami juga akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, agar hasilnya sesuai ekspektasi,” ujarnya

Sementara itu, Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara meminta, perencanaan dan mitigasi yang matang dalam setiap proyek infrastruktur di Kota Bandung.

“Kunci keberhasilan pekerjaan konstruksi adalah persiapan yang matang. Sebelum melakukan penggalian, perlu mitigasi terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi jalan, menentukan area pengamanan, dan memastikan metode kerja yang aman. Semua ini harus direncanakan dengan baik agar tidak ada pekerjaan yang dilakukan serabutan tanpa informasi awal,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan agar semua area pekerjaan yang sudah selesai disisir ulang untuk memastikan tidak ada galian yang dibiarkan terbuka.

“PT BII harus memastikan semua galian yang sudah selesai benar-benar ditutup dengan baik oleh kontraktor. Jangan sampai ada pekerjaan yang membahayakan, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

“Persiapan adalah segalanya. Jika tidak dilakukan dengan maksimal, banyak kendala tak terduga yang bisa terjadi di lapangan, dan itu akan berdampak pada hasil akhir. Oleh karena itu, kami minta semua pihak terkait untuk lebih memperhatikan hal ini,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Masyarakat yang ingin menyampaikan komplain maupun mengetahui informasi terkait penyelenggaraan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi dapat disampaikan ke Nomor WhatsApp 082315180586 atau Akun Instagram @IPTbandung.




Bawah Flyover Mochtar Kusumaatmadja Ditata, Jadikan Ruang Publik

penataan flyover Mochtar Kusumaatmadja

Pemkot Bandung Optimis Kawasan Bawah Flyover Mochtar Kusumaatmadja Tertata

BANDUNG, Prolite – Penataan kawasan di bawah flyover Mochtar Kusumaatmadja terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, bersama Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, meninjau langsung ke lokasi penataan flyover Mochtar Kusumaatmadja.

Dari hasil peninjauan, terlihat sejumlah progres signifikan yang menjadi dasar optimisme Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menjadikan kawasan ini (flyover Mochtar Kusumaatmadja) lebih baik dan tertata dibandingkan sebelumnya.

“Kami melihat hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat. Penataan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan menciptakan kawasan yang lebih bersih, aman, dan rapi,” ujar Koswara, Sabtu, 14 Desember 2024.

Rencananya, kawasan di bawah jembatan akan ditransformasi menjadi ruang publik yang ramah anak dan remaja, dengan fasilitas olahraga dan hiburan.

Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, bersama Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, meninjau langsung ke lokasi penataan flyover Mochtar Kusumaatmadja.
Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, bersama Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, meninjau langsung ke lokasi penataan flyover Mochtar Kusumaatmadja.

Warung-warung yang sebelumnya kurang tertata juga akan dipindahkan ke lokasi strategis agar tetap mendukung ekonomi warga tanpa mengganggu estetika kota.

Sebanyak 34 keluarga yang tinggal di bawah jembatan tersebut akan dipindahkan ke lokasi yang lebih layak, lengkap dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelatihan kerja.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman memastikan proses ini dilakukan secara humanis dan inklusif, melibatkan warga dalam perencanaan hingga pelaksanaan.

Ia mengungkapkan, pembangunan taman dan fasilitas publik ini akan menggunakan kombinasi dana dari APBD dan CSR.

“Kawasan ini akan menjadi contoh bagaimana ruang publik dapat dirancang untuk kebahagiaan warga, sekaligus mendukung target kawasan bebas sampah,” tambahnya.

Di tempat yang sama juga akan dibangun TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle). Fasilitas ini dirancang untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu.

“Sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pakan maggot atau kompos, sementara anorganik akan dikelola oleh bank sampah,” katanya.

Dalam upaya pengelolaan sampah secara mandiri, warga di sekitar kawasan tersebut telah menerima edukasi dari aparat Kelurahan Tamansari bersama stakeholder terkait untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan langkah ini, Kelurahan Tamansari siap dinobatkan sebagai Kawasan Bebas Sampah (KBS).

“Edukasi dan pelibatan masyarakat menjadi kunci. Ini adalah bukti bahwa jika pemerintah dan masyarakat kompak, perubahan positif dapat terjadi,” ungkapnya.