Prolite – Awal bulan Mei ini banyak pencairan bantuan sosial (Bansos) yang akan disalurkan oleh pemerintah untuk keluarga yang berhak menerima manfaatnya.

Pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) tahap II ini akan mulai disalurkan kepada masyarakat secara pertahab selama bulan Mei 2026.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) siap tancap gas menyalurkan bansos ini agar tepat sasaran dan lebih cepat diterima masyarakat. Menariknya, tahun ini ada percepatan pemutakhiran data yang membuat jadwal pencairan menjadi lebih efisien dibanding sebelumnya.

Penyaluran ini sesuai dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang selalu diperbaharui setiap tanggal 10 setiap bulannya.

Dengan sistem pembaharuan tersebut maka untuk data penerimaan tahap II di bulan mei ini sudah rampung sejak 10 April 2026 kemarin.

Penyaluran pun mulai dilakukan secara bertahap sejak pertengahan April, dan masih berlanjut hingga Mei 2026. Karena itu, KPM diimbau rutin mengecek saldo KKS atau berkoordinasi dengan pendamping PKH setempat.

Pencairan PKH dilakukan secara bertahap dalam empat periode sepanjang tahun. Memasuki Mei 2026, penyaluran PKH tahap II yang mencakup April hingga Juni masih terus berlangsung.

Untuk besaran bansos yang akan disalurkan oleh pemerintah beragam setiap keluarga tergantung dengan kategorinya.

Berikut rincian nominal Bansos PKH tahap II 2026 yang perlu diketahui.

  • Ibu Hamil dan Balita: Rp 750.000
  • Lansia dan Disabilitas: Rp 600.000
  • Anak SMA: Rp 500.000
  • Anak SMP: Rp 375.000
  • Anak SD: Rp 225.000
  • Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp 2.700.000
aplikasi cek bansos
aplikasi cek bansos

Lantas bagaimana cara mengecek status kepesertaan bantuan sosial PKH? Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan melalui du acara yakni lewat website resmi Kemensos dan melalui Aplikasi Cek Bantuan Sosial, berikut caranya:

  1. Lewat Website Kemensos
  • Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id/.
  • Pilih dan lengkapi data wilayah domisili Anda sesuai KTP, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
  • Masukkan nama lengkap Anda sesuai KTP pada kolom “NAMA PM (Penerima Manfaat)”.
  • Ketik ulang empat huruf kode captcha yang muncul di kotak verifikasi.
  • Klik tombol “Cari Data” dan sistem akan menampilkan hasil apakah Anda terdaftar sebagai penerima.
  • Apabila terdaftar, web ini akan menampilkan status kepesertaan, jenis bantuan, serta status penyaluran.
  1. Lewat Aplikasi
  • Cari dan pasang aplikasi “Cek Bansos” dari Google Play Store atau App Store.
  • Setelah terpasang, buka aplikasi dan pilih “Buat Akun Baru” jika Anda belum memiliki akun.
  • Isi data diri lengkap Anda.
  • Lengkapi formulir pendaftaran dengan mengisi semua data diri yang diminta.
  • Buat username dan password untuk login ke aplikasi.
  • Setelah akun aktif, login menggunakan username dan password yang telah dibuat.
  • Di halaman utama, pilih menu “Cek Bansos” yang terletak di bagian atas layar.
  • Masukkan data wilayah domisili sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan.
  • Ketik nama lengkap sesuai KTP.
  • Klik “Cari Data” dan tunggu beberapa saat hingga hasil pencarian muncul.
Rizki Oktaviani
Editor