Selain itu, ditargetkan juga infrastruktur jalanan yang ramah terhadap para pesepeda. Pasalnya, para pengguna sepeda, sepeda motor dan mobil dipastikan nyaman kalau jalanan mulus. Karena pasti yang paling diuntungkan.
Namun tantangannya kata Farhan saat ini ada dua, yaitu pengelolaan penerangan jalan umum, pasalnya pemerintah kota Bandung harus mulai berpikir untuk menggunakan AI yang akan dimanfaatkan untuk ATCS atau Automatic Traffic Control System.
Pasalnya Farhan dan Gubernur KDM yakin kemacetan itu terjadi akibat pengaturan dari ATCS yang belum fully automatic. Berikutnya pihaknya juga harus bisa mencari solusi untuk sektor ekonomi informal.
Untuk bangunan liar memang tidak ada kompromi kendati ada yang perlu turun tangan langsung, dan ada yang dikondisikan terlebih dulu.
“Macam-macam bagaimana nih model penataan. Karena model penataan kita untuk PKL itu tidak ada relokasi, tidak ada kompensasi gitu ya, jadi kita harus melakukan penataan ulang. Nah, penataan ulang ini seperti apa? Ini yang perlu dibicarakan bersama-sama dengan para pelaku PKL. Karena bagaimanapun juga istilahnya mah kalau saya boleh meminjam istilah dari Pak Harto, ngewongke itu menjadi sangat penting,” tutupnya.




Tinggalkan Balasan