Sementara itu Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, Asia Africa Festival 2026 dibagi ke dalam tiga sub-kegiatan utama, yakni Asia Africa Carnival, Asia Africa Corner, dan Asia Africa Market.
Rute pawai atau karnaval budaya AAF 2026 adalah para peserta akan mulai bergerak dari titik start Jalan Asia Afrika (depan kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar) menuju titik finish Jalan Cikapundung Barat.
“Karnaval tersebut akan berlangsung sejak pagi hari hingga sekitar pukul 12.00 WIB dan menjadi salah satu atraksi utama yang diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan,” ujar Adi.
Selain menampilkan parade budaya, karnaval juga menjadi simbol semangat persatuan dan keberagaman yang selama ini melekat pada sejarah Kota Bandung sebagai tuan rumah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.
Disusul kegiatan kedua yakni Asia Afrika Corner pada 11-12 Juli 2026 yang akan menjadi ruang interaksi dan pertukaran budaya antara Kota Bandung dengan negara-negara sahabat di kawasan Asia dan Afrika.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan