“Permainan ini sederhana, murah, dan bisa dimainkan oleh siapa saja. Tapi dalam ORADO, yang dilatih bukan hanya kemampuan individu, melainkan juga kerja sama tim dan strategi,” katanya.
Ali juga mendorong pembinaan ORADO dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kecamatan dan desa. Dengan cakupan 31 kecamatan, 270 desa, dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung, ia optimistis olahraga ini dapat berkembang pesat.
“Ke depan, kita bisa dorong kompetisi rutin, baik dua bulan sekali, tiga bulan sekali, atau enam bulan sekali. Bahkan bisa dibuat piala bergilir di tingkat kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan, Ali Syakieb juga memberikan tambahan meja pertandingan dan tambahan hadiah sebesar Rp5 juta bagi para pemenang kejuaraan.
Sementara itu, Ketua ORADO Kabupaten Bandung, Budiawan Mufti menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan yang pertama digelar sejak organisasi tersebut dideklarasikan pada 7 Januari 2026. Ia menyebut antusiasme peserta cukup tinggi meski masih dalam tahap awal pembinaan.




Tinggalkan Balasan