Bahkan kini, banyak dalang muda yang mengangkat isu kesehatan mental, lingkungan, dan identitas diri ke dalam cerita wayang. Ini membuktikan bahwa wayang bukan budaya yang kaku, tapi adaptif dan terus berkembang.
Yuk, Kenali dan Lestarikan Wayang Sunda!
Wayang Sunda bukan sekadar peninggalan masa lalu, tapi bagian dari gaya hidup budaya yang masih hidup dan relevan. Sebagai generasi sekarang, kita punya peran penting untuk mengenal, menikmati, dan melestarikannya—entah dengan menonton pertunjukan, membagikan konten edukatif, atau sekadar ngobrolin wayang di media sosial.
Karena menjaga budaya bukan berarti menolak modernitas, tapi merawat identitas di tengah perubahan. Jadi, sudah siap jatuh cinta lagi dengan wayang Sunda?
Tag Terkait:

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan