Jawa Barat punya ragam wayang yang kaya dan beragam. Beberapa di antaranya mungkin sudah familiar, tapi ada juga yang jarang terdengar:

  • Wayang Golek: Ini yang paling populer. Menggunakan boneka kayu tiga dimensi dan berkembang pesat sejak abad ke-17.
  • Wayang Kulit Sunda: Mirip wayang kulit Jawa, tetapi dengan gaya bahasa dan musik khas Sunda.
  • Wayang Cepak: Berkembang di wilayah Cirebon dan sekitarnya, dengan bentuk kepala wayang yang datar.
  • Wayang Wong Sunda: Pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh manusia, mirip drama tari.
  • Wayang Potehi Sunda Adaptif: Hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Sunda yang kini mulai dihidupkan kembali dalam festival budaya.

Nilai Filosofis dan Fungsi Sosial Wayang

Nilai Kehidupan, Moral, dan Kebijaksanaan

Setiap tokoh dalam wayang Sunda merepresentasikan sifat manusia. Ada yang bijaksana, ada yang licik, ada pula yang penuh amarah. Dari sini, penonton diajak memahami bahwa hidup adalah soal keseimbangan dan pilihan moral.

Ananditha Nursyifa
Editor