Ngatiyana memaparkan data riset nasional yang cukup mengkhawatirkan, yakni satu dari tiga remaja Indonesia berusia 10–17 tahun mengalami masalah kesehatan mental, sementara satu dari 25 remaja memiliki gangguan mental yang didiagnosis secara klinis.

Ia juga menyoroti data Survei Kesehatan Indonesia yang menunjukkan bahwa kasus depresi tertinggi ditemukan pada kelompok usia 15–24 tahun. Kondisi tersebut menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental generasi muda serta kemudahan akses terhadap bantuan profesional.

Ngatiyana menegaskan bahwa kondisi ini sering disikapi keliru oleh orang tua yang menganggapnya hanya masalah remaja biasa, padahal ini adalah realita mengerikan yang berdampak nyata pada generasi penerus.

Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Cimahi, Ngatiyana mengapresiasi seminar ini sebagai ikhtiar bersama untuk memahami pencegahan dan penanganan kesehatan mental melalui pendekatan yang lebih humanis dan privat.

Ananditha Nursyifa
Editor