“Ini juga untuk menyebarkan, memetakan sebaran hewan yang ada di kota Bandung. Jadi yang sehat dilakukan vaksin,paling tidak per tiga bulan sekali kita akan kontrol dan mereka juga diharuskan untuk berkomunikasi bahkan mendatangi, mendaftarkan lagi untuk dilakukan pemeriksaan,sehingga mudah-mudahan bisa terkontrol,” ucapnya lagi.

Begitupun untuk hewan peliharaan yang sudah disterilisasi,pihaknya memberikan tanda khusus sehingga tahu dimana posisi, dan tingkat kesehatannya seperti apa. Termasuk isu penyakit hewan pun kerap muncul seperti PMK di beberapa tempat termasuk beberapa kejadian peristiwa digigit anjing.

“Itu mengindikasikan bahwa kewaspadaan itu harus ditingkatkan tapi kalau indikasi atau kejadian rabies atau zonosis di kota Bandung alhamdulillah. Termasuk seperti kasus terakhir kemarin yang sempat viral di warung muncang,kita sudah amati elama 14 hari Anjingnya dinyatakan sehat tidak tertular rabies sehingga tidak perlu pengobatan lebih lanjut. Begitupun untuk orang yang digitnya tidak terjangkit karena hewannya tidak rabies jadi terkendali,” tutupnya.