“Keselamatan anak saat berkendara merupakan tanggung jawab orang tua. Sebelum mengajak anak menggunakan sepeda motor, pastikan mereka telah memenuhi syarat untuk menjadi pembonceng, mulai dari postur tubuh, kemampuan menjaga keseimbangan, hingga menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar. Hal-hal sederhana ini dapat mengurangi risiko dan menjadi bentuk nyata kepedulian orang tua terhadap keselamatan buah hati,” ujar Ludhy Kusuma.

Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan bersama anak tetap aman dan nyaman.
Pastikan Kaki Anak Sudah Menapak Footstep
Anak sebaiknya baru dibonceng di jok belakang ketika kedua kakinya sudah mampu menapak dengan baik pada footstep sepeda motor. Posisi kaki yang menggantung dapat mengurangi keseimbangan tubuh anak dan meningkatkan risiko saat sepeda motor berbelok, bermanuver, maupun melintasi jalan yang tidak rata.



Tinggalkan Balasan