7. Periksa Rantai, Gear, atau Komponen CVT
Bagi pengguna sepeda motor bertransmisi manual, periksa kondisi rantai dan gear, termasuk tingkat kekencangan serta pelumasannya. Rantai yang terlalu kendor atau terlalu kencang dapat mengganggu kenyamanan berkendara dan mempercepat keausan komponen.
Sementara itu, pengguna sepeda motor matik perlu memperhatikan kondisi komponen CVT, termasuk V-belt. Lakukan pemeriksaan dan penggantian berdasarkan jadwal perawatan yang ditentukan untuk masing-masing model. Apabila muncul suara tidak normal atau performa terasa menurun, segera konsultasikan dengan mekanik AHASS.
Perawatan setelah touring bukan hanya bertujuan menjaga tampilan dan performa sepeda motor, tetapi juga membantu memastikan kendaraan siap digunakan kembali untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan secara berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan