Krisis Air, 10 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan

krisis air - pembagian air bersih

Warga Kelurahan Babakansari Kiaracondong Alami Krisis Air Bersih

BANDUNG, Prolite – Antisipasi krisis air, Perumda Tirtawening Kota Bandung menyuplai air ke RW 17 Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong sebanyak liter air bersih.

Direktur Utama Perumda Tirtawening Sonny Salimi mengatakan pengiriman air ini sudah sebulan lalu dan kali ini masuk ke dua bulan.

“Kita membagikan air secara gratis ke warga RW 17, kita bagikan ke pelanggan dan bukan pelanggan karena kondisi krisis air seperti ini meski air buat semua harus diproduksi tapi ini darurat jadi semua harus dapat air bersih,” tegas Sonny di lokasi pembagian air.

Pengiriman ini terpaksa dilakukan menggunakan mobil tangki karena melalui perpipaan terganggu, karena produksi Perumda menurun hampir 50%.

Direktur Utama Perumda Tirtawening - Sonny Salimi - krisis air
Direktur Utama Perumda Tirtawening, Sonny Salimi.

“Contoh di Badaksinga biasa olah 1400 – 1500 liter per detik sekarang hanya 80 liter per detik. Ini sebagai upaya kita respon dan peduli, walau memang tidak bisa mencukupi 100% paling tidak sedikit membantu. Terlebih di sini airnya belum layak komsumsi, ucapnya.

Di RW tersebut Perumda Tirtawening mengirim 2 unit tangki air. Kata Sonny karena Perumda hanya memiliki 14 tangki dihimbau yang akan menerima suplai air agar disediakan penampungan atau torn besar, sehingga saat loading atau menurunkan tidak butuh waktu lama sehingga bisa melayani wilayah yang lain.

Masih kata Sonny sebenarnya semua wilayah di Kota Bandung terdampak krisis air. Namun ada dampak kecil, sedang, dan berat.

“Kita ada 6 wilayah ada, wilayah 1 tidak begitu terdampak krisis air karena dekat, wilayah 2,3,4,5, dan 6 pasti terdampak krisis air karena suplai makin jauh makin kecil, belum lagi wilayah yang ketinggiannya cukup tinggi sehingga debit air dan tekanan tidak sampai,” ucapnya lagi.

Bagi warga yang ingin mendapat bantuan tersebut kata Sonny, bisa datang langsung ke kantor, via WA, atau melalui medsos dengan catatan berkelompok bukan individu. Untuk pembagian sendiri diserahkan ke aparat wilayah setempat.

Sonny juga menyampaikan pengiriman air ini akan berlangsung hingga air baku normal atau hujan kembali di wilayah cekungan Bandung.

Lanjut Sonny pelanggan yang hingga kini belum mendapat suplai air Perumda kemungkinan air tidak mengalir karena ada gangguan teknis atau debit kurang.

Dan karena secara hitung-hitungan suplay demand masih jauh. Perumda butuh 6000 sedang baru disuplai 2000 literan pasti banyak terganggu.

“Mohon sabar kita sedang mengerjakan proyek besar SPAM terintegrasi menghadirkan 3500 liter per detik. Air bakunya dari bendungan atau danau Saguling, ini untuk kesejahteraan semua. Kami tahun 2021 terakhir sudah mengajak anggota dewan ke lokasi pengambilan air baku di kota baru Parahyangan. Dan sekarang belum bisa ditindak lanjur karena sedang dilakukan evaluasi oleh BPKP dan tim independen dari Unpad, kalau sudut pandang sudah disamakan pemkot tidak ada alasan tidak mengijinkan,” tegas Sonny.




Cuaca Panas di Kota Bandung Capai 35 Derajat Celcius, Hati-Hati Heat Stroke!

cuaca panas

Cuaca Panas di Kota Bandung Capai 35 Derajat Celcius

BANDUNG, Prolite – Cuaca panas di Kota Bandung beberapa hari ini mencapai 33° hingga 35°, karenanya masyarakat diminta untuk selalu menjaga daya tahan tubuhnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung dr Deborah Joana Rattu menyampaikan selama cuaca panas terik ini penyakit banyak diderita adalah Heat Stroke dan kulit kering hingga menyebabkan gatal-gatal.

Penyakit ini warga akan mengalami suhu tubuh 40° atau lebih, pusing, mual, muntah, linglung, gelisah, cepat marah, jantung berdebar kencang, tidak berkeringat walau suhu tubuh tinggi, kelemahan otot dan kram, kejang, dan pingsan.

Dan untuk mencegahnya Deborah menyarankan, agar masyarakat yang keluar rumah harus dilindungi kepalanya bisa gunakan topi atau payung, lalu banyak minum air putih lebih dari 2 liter karena jika minum teh atau kopi makan jadi banyak kencing alias beser.

“Kasih pelembab, pakai sun block yang 30 – 50 sf, kalau kulit kering bisa gatal. Kalau batuk pilek tidak ya kecuali dilingkungan merokok, yang pasti mau panas atau hujan daya tahan tubuh terganggu,” imbuhnya.

Deborah juga menghimbau disaat cuaca panas terik seperti ini jika warga tidak ada keperluan mendesak agar diam saja dirumah.




Kasus Kekerasan Anak Kian Marak, DP3A: Butuh Perhatian Serius!

bullying-kekerasan anak-perundungan

Edukasi Cegah Kekerasan Anak, DP3A Keliling Sekolah

BANDUNG, Prolite – Kasus kekerasan anak atau biasa disebut perundungan atau bullying saat ini banyak bermuncul, yang paling menghebohkan beberapa hari lalu adalah kasus di salah satu SMPN di Cilacap Jawa Tengah setelah sebelumnya kasus siswi SD dicolok matanya oleh kakak kelasnya.

Menanggapi itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Uum Sumiati membenarkan bahwa kasus kekerasan anak banyak terjadi disekolah.

Karena itu selain memang memberikan edukasi ke sekolah pihaknya juga berkerjasama dengan forum anak Kota Bandung (Forkab) melaksanakan program ‘Abah Cekatan’ (aksi barudak Bandung cegah kekerasan anak).

“Aksi mereka ini sudah setahun lebih baik secara keliling langsug atau online seperti sempat di car free day, kampanye cegah dan berani lapor jika ada kekerasan antara teman sebayanya,” ujar Uum saat dihubungi.

DP3A sendiri kata Uum, tengah keliling ke 18 kecamatan dan baru 4 kecamatan yang didatangi guna penguatan edukasi tindak kekerasan kerjasama dengan kewilayahan, pol pp, kader PKK atau posyandu, babin kamtibmas, Babinsa, dan karang taruna.

“Semua jenis kekerasan di lingkungan rumah keluarga tapi kalau di sekolah itu kerjasama dengan forkab dan kepala sekolah termasuk pada waktu menjelang ppdb kita sudah mengumpulkan para kepala sekolah terkait untuk tidak terjadi kekerasan disekolah, dan ada yang langsung bermitra dengan forkab itu,” tegasnya.

“Ya kebetuan kita ambil yang tertinggi kasusnya yang jadi prioritas aja yang 18 itu. Kalau kasus kekeraasan ada di semua kecamatan. Kota Bandung ini tertinggi se-Jawa Barat,” ucapnya lagi.

Bila kasus tertinggi itu, kata Uum jangan dianggap selalu negatif terlebih ada program pemerintah pusat ke daerah dimana harus mengenjot pencegahan kekerasan.

Kata Uum, kekerasan perempuan dan anak ini seperti fenomena gunung es, namun semakin tinggi angka tercatat artinya perempuan yang mengalami kekerasan sudah berani lapor atau speak up.

“Abah Cekatan sendiri anak-anak menjadi pelopor cegah dan pelapor bila terjadi kekerasan. Dampak menyosialisaikan ini jadi banyak yang lapor ke kami UPT PPA sehingga tercatat otomatis angkanya naik. Jadi ada baiknya kalaupun naik berarti juga berani melapor ke kami, kasus muncul 3 4 tahun ke belakang itu karena tidak berani dan sekarang berani speak up,” pungkasnya.




2 Pelaku Aksi Pencabulan Terhadap Pelajar yang Dikenalnya Melalui Aplikasi Walla

Ilustrasi pencabulan (en.sun.mv).

2 Pelaku Aksi Pencabulan Terhadap Pelajar yang Dikenalnya Melalui Aplikasi Walla

BANDUNG, Prolite – Kasus pencabulan kembali terjadi di Kota Bandung, kini seorang pelajar laki-laki dicabuli oleh 2 orang tersangka yang penyuka sesame jenis.

Awal mula kejadian pencabulan terjadi karena seorang pelajar laki-laki yang berinisial D berkenalan dengan 2 pria melalui aplikasi Walla.

D diketahui berkenalan dengan 2 pria yakni AA (33) dan RK (29) yang sehari-hari berprofesi sebagai supir online.

Kedua pria penyuka sesame jenis itu menjebak D melalui aplikasi chat Walla untuk berkunjung ke indekosnya yang berada di wilayah Bandung Kidul.

Setelah D tiba di kossan kedua tersangka, tersangka langsung melampiaskan nafsu bejadnya kepada korban.

Aplikasi Walla merupakan aplikasi chatting yang diketahui berisi orang-orang dengan latar belakang homoseksual.

Republika
Republika

Walla sendiri sudah memiliki banyak penggunanya di seluruh dunia hampir 58 ribu pengikutnya.

Setelah kejadian yang menimpa anaknya, ia mengatakan ibu korban melaporkan pelaku kepada polisi. Petugas pun akhirnya berhasil menangkap dua pelaku tersebut.

Laporan yang dibuat oleh orang tua korban lantas, Satlantas Polrestabes Bandung langsung melakukan pencarian terhadap kedua tersangka tersebut.

Tidak membutuhkan waktu lama tersangka pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur AA dan RK berhasil diamankan oleh Satreskrim Polrestabes bandung.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa handpone tersangka dan korban yang digunakan untuk berkomunikasi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan pelaku AA berkenalan dengan korban pada aplikasi chatting Walla. Tidak lama berselang, pada Ahad (24/9) lalu pelaku AA dan korban saling janjian untuk bertemu di kosan.

“Dari HP tersangka dan korban ada aplikasi Walla yang ternyata isinya kelompok homoseksual sesama jenis untuk mencari pasangan disalahgunakan di Indonesia. Ini aplikasi luar negeri 58 juta pengguna,” kata dia.

Korban yang saat itu berada di bawah tekanan kedua tersangka. Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus ini apakah masih ada korban-korban lainnya yang memiliki nasib sama seperti D.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono pun meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk bisa memblokir aplikasi Walla yang menjadi pintu masuk insiden memilukan itu terjadi.

Polisi pun berencana untuk mengirimkan surat ke Kemenkominfo supaya aplikasi Walla tersebut bisa segera diblokir.




Heboh TikTok Shop, Pemkot Ikuti Aturan Pusat

Pedagang TikTok Shop

Soal TikTok Shop, Pemkot Bandung Ikuti Regulasi Pemerintah Pusat

BANDUNG, Prolite – Berkaitan dengan TikTok Shop, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung upaya pemerintah pusat dalam pengawasan pelaku usaha menggunakan media elektronik.

Hal itu sejalan dengan isu yang beredar yakni media sosial yang menjadi alat transaksi jual beli.

“Kami di daerah mengikuti (aturan pusat), karena ada aturan tegas bahwa platform media sosial dengan media ekonomi itu dipisah,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah.

TikTok Shop
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah.

Elly mengungkapkan, memang sudah seharusnya media ekonomi atau social commerce tidak beroperasi di media sosial, tetapi marketplace khusus untuk transaksi jual beli.

“Sudah sejalan itu memang media ekonomi seperti Shopee atau Tokopedia itu tidak pada medsos. Jadi tegas, kalau TikTok Shop ini medsos iya, ekonomi iya. Parahnya lagi produsen yang besar ikut turun. Itu membanting pada pelaku ekonomi,” ungkapnya.

Hingga saat ini elly mengaku belum menerima keluhan dari para pedagang di kawasan trade center seperti ITC, Pasar Andir juga Pasar Baru soal mengalami penurunan omzet.

“Sementara ini belum ada (keluhan) karena perlu diluruskan. Tapi beberapa trade center yang mengalami penutupan. ITC, Pasar Andir dan Pasar Baru dikelola Perumda pasar. Kita koordinasi penyebabnya. Sehingga jangan disalahkan soal TikTok shop, mungkin ada faktor lain,” bebernya.

Perlu diketahui, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa social commerce hanya boleh untuk mempromosikan produk.

Dalam aturan baru, pemerintah secara tegas melarang social commerce seperti TikTok Shop, Instagram hingga Facebook untuk melakukan transaksi jual beli.

Pemerintah resmi merevisi Peraturan Menteri Perdagangan nomor 50 tahun 2020 tentang ketentuan perizinan usaha, periklanan, pembinaan, dan pengawasan pelaku usaha dalam perdagangan melalui sistem elektronik.

Dengan demikian, pemerintah akan memisahkan media sosial dengan social commerce.




Status Darurat Sampah di Kota Bandung Diperpanjang Hingga 25 Oktober

darurat sampah

Penjabat Wali Kota Bandung Keluarkan Instruksi Penanganan Darurat Sampah

BANDUNG, Prolite – Masa darurat sampah di Kota Bandung diperpanjang hingga 25 Oktober 2023. Hal itu disampaikan Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, Rabu 27 September 2023.

Ia pun mengajak seluruh elemen di Kota Bandung untuk bergandengan tangan agar Kota Bandung segera mengakhiri masa darurat sampah ini.

Bambang akan mengeluarkan Instruksi Wali Kota dan Surat Edaran terkait pengelolaan sampah di Kota Bandung pada masa darurat sampah.

Di sisi lain, Bambang menyebut Pemkot Bandung juga masih menunggu upaya Pemprov Jabar dalam upaya normalisasi TPA Sarimukti.

“Betul, kami masih menunggu Pemprov Jabar (upaya penanganan TPA Sarimukti), tetapi tumpukan sampah terus berlangsung. Di sisi lain, kami harus bergerak dan tidak bisa sepenuhnya menunggu,” ujar Bambang.

Ia mengungungkapkan, Pemkot Bandung sedang dalam proses penjajakan untuk memanfaatkan lahan di Kabupaten Sumedang sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Meski begitu, langkah ini baru sebatas penjajakan. Berbagai hal teknis masih perlu dikomunikasikan.

“Tentu perlu ada komunikasi agar kolaborasi (pemanfaatan TPA) ini bisa segera dilakukan,” katanya.

Berbagai upaya juga dilakukan Satgas Darurat Sampah Kota Bandung dengan rencana aksi sebagai berikut:

1. Mendorong normalisasi operasional TPA Sarimukti meliputi pembukaan Zona yang aman pasca kebakaran sebanyak 2 Zona, menambah jam operasional menjadi – WIB dan kapasitas truk yang bisa masuk sejenis tronton.

2. Pengangkutan di TPS yang masih overload dan masih dalam penanganan dengan jumlah sebanyak 95 TPS per hari Kamis 21 September 2023. Penanganan sampah di jalur rute jalan harian pada 55 titik lokasi.

3. Penanganan sampah pasar dengan penempatan mesin gibrik di Pasar Gedebage sebanyak 1 unit.

4. Pemanfaatan lahan seluas 1 Ha di Gedebage untuk pembuangan sampah anorganik residu dan pengolahan organik dengan kapasitas m3 setara dengan ton sampah.

5. Mendorong percepatan pemanfaatan TPA Cijeruk di Kabupaten Sumedang denga fasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana, pengelolaan operasional, dan bentuk kompensasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

6. Penerbitan Instruksi Wali Kota Bandung tentang Pengelolaan Sampah Mandiri dan Berkelanjutan, dan kemudian menetapkan ketaatan warga dalam memilah dan mengolah sampah, serta pembentukan Kawasan Bebas Sampah (KBS) setiap RW menjadi indikator kinerja Camat dan Lurah.

7. Penguatan Satuan Tugas Pengelolaan Sampah Mandiri yang telah terbentuk di 30 Kecamatan dan ditindaklanjuti dengan pembentukan Satuan Tugas Tingkat Kelurahan.

8. Aktivasi Kawasan Bebas Samopah (KBS) yang telah terbentuk, dengan minimal 2 RW KBS di tiap Kelurahan maka akan terdapat 302 KBS yang telah melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.

9. Mengoptimalkan Lubang Olah Organik yang telah dibuat di seluruh kecamatan dan kelurahan. Data sampai saat ini telah terdapat lubang dengan sampah organik terolah sebesar m3 dan 652 ton.

10. Memasifkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan melibatkan relawan dan kader PKK untuk melakukan pemilahan dan pengolahan sampah di sumber.

11. Penerapan dan penegakan hukum pengaturan/jadwal pembuangan sampah terpilah ke TPS dengan pengawasan oleh aparat kewilayahan, melibatkan unsur TNI dan Polri di 142 lokasi TPS dan titik rawan pembuangan sampah sembarangan.

12. Penambahan sarana dan prasarana melalui Bantuan Keuangan (Belanja Tidak Terduga) Provinsi Jawa Barat dan Pusat antara lain untuk pembelian Loader sebanyak 3 unit, Eskavator sebanyak 2 unit, Forklift 1 unit, Mesin Gibrik lengkap 3 set dan sarana prasarana lainnya.

13. Pemberian sarana dan prasarana pengolahan sampah organik antara lain Loseda (Lodong Sesa Dapur) sebanyak unit (untuk setiap rumah tinggal) yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat dan pusat atau CSR.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Bandung mendorong adanya 100 kawasan bebas sampah baru, berkaca pada kondisi darurat sampah yang dihadapi Kota Bandung.

“Saat ini sudah ada 237 Kawasan Bebas Sampah. Tentu kami dorong ada 100 lagi. Hadirnya Satgas Penanganan Sampah juga diharapkan dapat bahu membahu dalam menangani masalah darurat sampah,” ujar Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan.

Selain itu, Tedy juga berharap kehadiran alat pengolah sampah Gibrik Mini dapat memberi dampak signifikan.

“Tentu kami akan supervisi (pengaruh Gibrik Mini). Bagaimana pengurangan sampah, dan lain sebagainya,” ujar Tedy.




Nostalgia Generasi 90-an , Wartel dan Warnet Hadir di Paskal Food Market

Nostalgia generasi 90-an Paskal sulap jadi ada warnet dan wartel (suara).

Nostalgia Generasi 90-an , Wartel dan Warnet Hadir di Paskal Food Market

BANDUNG, Prolite – Mana nih suaranya kaum generasi 90-an, kita bernostalgia sedikit dengan kisah tahun 90-an dari sisi teknologi dan komunikasi.

Mungkin sudah tidak asing lagi buat generasi 90-an untuk berkunjung ke warung telekomunikasi atau yang di sebut wartel. Bukan hanya wartel aja warnet pun ada pada tahun 90-an.

Nah buat kalian yang ingin bernostalgia dengan momen-momen jaman dulu bisa langsung datang ke Paskal Food Market yang berada di Kota Bandung.

Di Paskal Foot Market Kota Bandung dari 23 September hingga 8 Oktober sedang berlangsung acara untuk bernostalgia era 90-an dengan mengujungi instalasi seni yang disulap jadi wartel dan warnet.

23Paskal
23Paskal

Acara ini digagas oleh PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi (Flip). Startup Flip mengajak masyarakat untuk merasakan kembali era 1990-an dengan menggelar acara berbentuk instalasi seni Ruang Nostalgia.

Acara ini akan membawa pengunjung dalam perjalanan nostalgia menyusuri aktivitas generasi 90-an dan perjalanan teknologi industri keuangan di Indonesia.

“Dalam aktivitas ini, Flip mempersembahkan misi khusus yang memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi pengalaman unik seperti mengunjungi warung telekomunikasi (wartel), warung internet (warnet), berinteraksi dengan teller bank, hingga menggunakan kacamata 3D, semua dengan sentuhan nostalgia yang mendalam,” kata Adhitya Insan Mahaputra, Brand Manager Flip.

Pengguna yang berhasil menyelesaikan misi Flip berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa Samsung Z Flip 5 128gb, Airpods Gen 2, dan Air Purifier Philips. Masyarakat dapat berkunjung dan menikmati instalasi seni ini dengan bebas biaya masuk.

“Kami ingin membangun pengalaman yang tak terlupakan bagi masyarakat, memberikan kesempatan untuk bernostalgia dengan masa lalu sekaligus mengapresiasi bagaimana teknologi telah memperkaya hidup kita saat ini,” kata Adhitya Insan.

Selain menjadi momen nostalgia, acara ini juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan peran teknologi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi telah menjadi salah satu pilar dalam memajukan industri keuangan di Indonesia.




Korban Begal Diduga di Minta Uang Rp 1 Juta Saat Buat Laporan Kepolisian

Ilustrasi begal (kompas).

Korban Begal Diduga di Minta Uang Rp 1 Juta Saat Buat Laporan Kepolisian

Prolite – Sudah jatuh tertimpa tangga pribahasa itu mungkin sangat cocok diberikan kepada seorang perempuan yang mengalami begal di kawasan Hegarmanah, Jalan Setiabudi, Kota Bandung.

Dalam unggahan di salah satu akun TikTok menceritakan kisahnya mengalami pembegalan pada Jumat 22 September 2023 pada pukul WIB.

Setelah kejadian pembegalan dan tersangka berhasil membawa kabur motornya, korban berusaha untuk melaporkan kejadian tersebut ke polsek Sukasari.

Namun ternyata yang di dapatkan oleh korban bukanlah perlindungan dari pihak kepolisian, namun justru korban dimintai uang jalan oleh pihak kepolisian.

Korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepada polisi setelah korban iseng mencari motornya melalui media sosial Facebook.

Ada satu motor yang dijual melalui akun Facebook yang terlihat sangat mirip dengan motor yang korban yang di bawa oleh tersangka begal.

Posisi motor yang di jual berada di Garut, maka dari itu ia mencoba untuk melapor kepihak kepolisian dengan menunjukan hasil pencariannya melalui akun Facebook tersebut.

Tribun Jabar
Tribun Jabar

“Setelah diceritakan kronologinya, pas mau cabut nihhhh TIBA uang bensin&makan cenah,” tulis salah satu akaun TikTok @mutiaraputri.

Namun menurut pengakuannya korban hanya mempunyai uang Rp 200 ribu, namun pihak polisi menolak diberiuang hanya Rp 200 rbu dengan menyebutkan kurang.

Korban bukan hanya kehilangan satu unit motor saja namun ia juga kehilangan tas gendongnya yang berisi KTM UPI Bandung, SIM A dan SIM C, Kartu ATM, dan STNK Asli.

Setelah viral pengakuan korban di TikTok Polsek Sukasari memberikan penjelasan terkait viralnya pengakuan tersebut.

Polsek Sukasari membenarkan terdapat laporan pengaduan dari seorang perempuan yang menjadi korban begal di Jalan Setiabudi, Kota Bandung. Namun, terkait permintaan sejumlah uang yang dilayangkan oleh petugas kepada korban dinilai terdapat salah komunikasi.

“Iya, benar (ada pelaporan). Tapi mungkin antara penyidik dan dia (korban) itu salah komunikasi,” ucap Kapolsek Sukasari Kompol Darmawan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/9/2023).

Ia menegaskan petugas di lapangan tidak meminta uang sepeser pun kepada korban hingga saat ini. Darmawan menilai terdapat komunikasi yang keliru antara kedua belah pihak.

“Kami pun tidak meminta sepeser pun sampai detik ini, gak minta uang sepeser pun, mungkin salah komunikasi karena mungkin anggota ini kan tempatnya jauh di Cihanjuang, mungkin anggota menyampaikan jauh atau apa,” kata dia.

Ia menyebut Propam Polrestabes Bandung saat ini tengah meminta klarifikasi kepada petugas yang bersangkutan. Ia mengaku akan segera memberikan perkembangan terbaru terkait hal tersebut.




HJKB ke-213, Penjabat Wali Kota Bandung: Mari Bersatu, Sambut Masa Depan yang Lebih Baik!

HJKB

HJKB ke-213, Penjabat Wali Kota Bandung: Mari Bersatu, Sambut Masa Depan yang Lebih Baik!

BANDUNG, Prolite – Memperingati HJKB ke-213, Senin 25 September 2023. Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengajak seluruh pihak untuk menyambut dan memaknai positif Hari Jadi ke-213 Kota Bandung (HJKB) tahun 2023.

Hal itu disampaikan Bambang dalam Upacara HJKB 2023 di Plaza Balai Kota Bandung. Menurutnya, perjalanan Kota Bandung dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup berarti, baik dari aspek fisik maupun sosial, ekonomi, dan budaya.

“Perkembangan ini cenderung akan semakin pesat ketika pembangunan infrastuktur kota saling terintegrasi dengan infrastuktur kawasan yang semakin meluas,” kata Bambang.

Menurutnya, dalam lima tahun terakhir, sebanyak 387 penghargaan telah diterima Pemerintah Kota Bandung, baik dari level nasional maupun internasional.

“Kita patut bersyukur, dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, akademisi, komunitas atau masyarakat, dunia usaha, dan media begitu kuat, sehingga dinamika pembangunan sangat progresif. Tata ruang semakin berkembang dengan segala fungsinya, yang secara keseluruhan memberi banyak manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Beberapa perkembangan pembangunan di Kota Bandung. Antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 82,50 persen, angka rata-rata lama sekolah 11 tahun, angka harapan hidup 74,75 tahun, LPE 5,41persen, cakupan pelayanan air minum 85,14 persen, serta ranking pertama kota menuju smart city dengan nilai 3,88 dan capaian predikat sangat baik untuk penerapan SPBE menurut Kemenkominfo.

HJKB

Meski begitu, Bambang menyebut masih banyak pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mewujudkan kota yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis. Antara lain penyelesaian masalah sampah, banjir di musim hujan, serta kemacetan lalu lintas.

Lebih lanjut, terkait penanganan masalah sampah, Bambang menilai gerakan Kang Pisman harus terus ditingkatkan secara masif, dengan melibatkan para pihak terkait untuk menangani sampah dari tingkat keluarga. Sebagai catatan, ia juga menyampaikan hingga 2023 sudah ada 234 RW berstatus kawasan bebas sampah (KBS).

Saat ini, Pemkot Bandung juga sedang mengupayakan pengadaan mesin pengolah sampah mesin gibrik di 10 titik guna melengkapi 3 TPST yang dibangun Kementerian PUPR di kawasan Nyengseret, Cicabe, dan Tegallega, sekaligus dalam rangka percepatan kawasan bebas sampah.

Terkait penanganan banjir, Bambang menyebut perlunya mitigasi drainase makro dan kawasan resapan sebagai pengendali air limpasan.

Adapun hingga tahun 2022, Pemkot Bandung telah membangun 9 kolam retensi, membuat lebih dari sumur resapan, dan lebih dari drumpori.

“Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring dengan tren meningkatnya partisipasi masyarakat di tingkat keluarga,” ujar Bambang.

“Selain itu, penanaman pohon di setiap jengkal lahan harus terus dilakukan, terutama oleh aparat kewilayahan guna meningkatkan kualitas RTH (ruang terbuka hijau), sekaligus memperluas kawasan resapan air dan mereduksi polusi udara,” katanya menambahkan.

Sedangkan dalam hal penanggulangan kemacetan lalu lintas, Bambang menilai upaya yang paling realistis saat ini adalah mendorong warga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan sarana transportasi publik. Terkait hal ini, Pemkot Bandung akan memfasilitasi penyediaan angkutan umum dengan kapasitas besar dan bertenaga listrik.

Sebagai penutup, Bambang berharap peringatan HJKB ke-213 harus menjadi momentum untuk memperkokoh semangat kesatuan, sinergi, dan kolaborasi untuk menata masa depan yang lebih baik, terutama untuk menyikapi dinamika kota dengan berbagai aspeknya.

Ia juga berharap di momen HJKB ini masyarakat bisa lebih produktif, aktivitas perekonomian semakin meningkat, angka pengangguran berkurang, tingkat kemiskinan menurun, dan daya beli terus membaik.

“Kita bisa memaksimalkan seluruh lahan dan ruang untuk berbagai kebutuhan, baik untuk kegiatan ekonomi maupun pelestarian lingkungan, pertanian permukiman, dan hajat hidup warga lainnya,” pungkas Bambang.




Meriahnya Cibadak Fun Day , Sambut HJKB ke-213

Cibadak Fun Day 2023 (bandung.go.id).

Meriahnya Cibadak Fun Day , Sambut HJKB ke-213

BANDUNG, Prolite – Event yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-213 yaitu Cibadak Fun Day.

Cibadak Fun Day yang berlangsung di kawasan Jalan Cibadak Lama, Kota Bandung berlangsung meriah.

Event yang berlangsung selama dua hari sejak tanggal 23 hingga 24 September 2023 ini menghadirkan pameran kuliner, komunitas satwa, serta pentas seni dan budaya.

Ajang yang baru kali ini digelar kawasan Jalan Cibadak, warga dapat menikmati berbagai sajian yang ada di acara Cibadak Fun Day. Beragam jenis perlombaan bagi anak-anak dan dewasa digelar di tempat ini.

Mulai pentas tari daerah, menyanyi secara grup, dan lomba mewarnai. Hingga  kompetisi e-sport Mobile Legend yang diadakan dalam acara ini.

Bukan hanya pentas seni dan budaya yang memeriahkan acara tersebut, namun ada 130 buah stand yang juga memeriahkan acara tersebut.

Berbagai macam kuliner dijual di Cibadak Fun Day, serta banyaknya warga yang antusias dengan cara tersebut hingga memadati kawasan Jalan Cibadak Lama.

Untuk warga yang ingin menikmati kuliner stand-stand juga menyajikan berbagai kuliner, minuman, jajajan daerah hingga produk UMKM tersedia di sana.

Tak hanya itu, ada juga stand yang memberikan pengalaman unik dan berkesan bagi para pengunjung, khususnya anak-anak yang ingin melihat dan berfoto bersama binatang peliharaan dari sebuah komunitas mulai dari yang jinak hingga ganas seperti kelinci, domba, burung hantu, tokek, sugar glider, hingga ular.

Acara Cibadak Fun Day 2023 ini, juga dimeriahkan dengan adanya pertunjukkan khas negeri tirai bambu, yakni Barongsai dan Naga Liong.