Bagaimana Keluar dari Jebakan Hitam-Putih?
Kabar baiknya: splitting bisa ditangani. Dan pendekatan yang paling terbukti efektif adalah Dialectical Behavior Therapy (DBT) — dikembangkan oleh Dr. Marsha Linehan khusus untuk membantu orang belajar “mendialektiskan” pikiran ekstrem mereka.
Melalui terapi seperti DBT, orang bisa belajar mengelola episode splitting dan mengembangkan perspektif yang lebih seimbang. Splitting seringkali berakar dari ketakutan terhadap penolakan atau pengabaian, dan gangguan attachment di masa awal (khususnya antara usia 18–36 bulan) memainkan peran besar dalam perkembangannya.
Di luar terapi formal, ada langkah sederhana yang bisa mulai kamu coba: saat kamu mendapati dirimu sedang berpikir dalam kategori “semua atau tidak sama sekali”, coba tanya: “Apakah ada versi ketiga dari situasi ini?” Ini bukan tentang menghilangkan penilaian — tapi tentang melatih otak untuk melihat spektrum, bukan hanya dua titik di ujungnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan